Buton Utara, Sultrademo.co – Kepolisian Resor (Polres) Buton Utara menyiagakan sebanyak 120 personel untuk mengawal dan mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di wilayah Kabupaten Buton Utara.
Kapolres Buton Utara, AKBP Totok Budi S., S.I.K., M.H., mengatakan ratusan personel tersebut terdiri atas 70 personel Polri serta 50 personel dari instansi terkait, di antaranya TNI, Dinas Perhubungan, Pemadam Kebakaran, dan unsur pendukung lainnya.
“Seluruh personel akan disebar di sejumlah titik strategis, seperti gereja, pusat keramaian, pelabuhan, jalur transportasi, serta lokasi wisata yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama libur akhir tahun,” ujar Kapolres usai Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Lilin Anoa 2025” di Lapangan Wicaksana Laghawa Polres Buton Utara, Jumat (19/12/2025).
Menurut Totok, potensi kerawanan pengamanan pada momentum Nataru ini difokuskan pada pelayanan penyeberangan laut, khususnya di Pelabuhan Wade Buri dan Pelabuhan Penyeberangan Labuan.
“Untuk kerawanan sendiri, kita utamakan pengamanan dan pelayanan penyeberangan di Pelabuhan Wade Buri dan Pelabuhan Penyeberangan Labuan,” kata Totok.
Ia menegaskan, kesiapsiagaan personel tersebut bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, agar pelaksanaan ibadah Natal dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan tanpa gangguan.
Dalam pengamanan Natal, Polres Buton Utara juga bersinergi dengan instansi terkait untuk memastikan keamanan umat Kristiani dalam menjalankan ibadah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah sterilisasi dan pengecekan lokasi ibadah.
“H-1 sebelum perayaan Natal, kami melakukan sterilisasi dan pengecekan seluruh tempat ibadah untuk memastikan tidak ada gangguan. Saat hari pelaksanaan, pengamanan dilakukan sejak pagi hingga seluruh rangkaian ibadah selesai,” jelasnya.
Kapolres juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk saling menghormati dan menjaga toleransi antarumat beragama. Menurutnya, perayaan Natal merupakan ibadah tahunan umat Kristiani yang harus dijamin keamanan dan kelancarannya.
“Kita wajib memberikan ruang dan kesempatan seluas-luasnya bagi saudara-saudara kita umat Kristiani untuk beribadah. Tidak boleh ada organisasi, kelompok, atau pihak mana pun yang mengganggu pelaksanaan perayaan Natal,” tegasnya.
Totok memastikan aparat kepolisian akan selalu siaga mengantisipasi setiap potensi gangguan keamanan selama perayaan Nataru. “Apabila ada pihak yang mencoba mengganggu, kami siap mengantisipasi agar tidak berkembang dan mengganggu ketertiban umum,” tutupnya.
Untuk diketahui, Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Lilin Anoa 2025” turut dihadiri Bupati Buton Utara Afirudin Mathara, Dandim 1429/Butur yang diwakili Pasi Ops Kapten Inf. Suriadi, Plt. Kadishub Butur Al Waliy Djiddin, Plt. Kepala BPBD Marsuli, Plt. Kasat Pol PP Handra, perwakilan Jasa Raharja Adit, Kementerian Agama Kabupaten Buton Utara Muhlisin, serta para PJU Polres Buton Utara.
Laporan: Risal Saputra








