Kendari, Sultrademo.co – Usai dilantik sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kendari, menggantikan Ali Aksa, Muh. Jayadi langsung tancap gas dengan menyiapkan sejumlah agenda prioritas yang akan menjadi fokus pembangunan infrastruktur pada tahun 2026. Penataan ruang dan perbaikan jalan berlubang menjadi pekerjaan awal yang mulai dikerjakan secara bertahap.
Muh. Jayadi menyampaikan, pekan ini pihaknya mulai menata agenda kerja, khususnya terkait penataan ruang dan pemeliharaan jalan. Namun, perbaikan jalan yang rusak masih difokuskan pada tahap pemeliharaan ringan dengan menambal lubang-lubang yang ada, sembari menyesuaikan kondisi anggaran.
“Insya Allah pekan ini saya mulai menata dulu agenda kita terkait beberapa penataan ruang. Untuk jalan berlubang masih dalam tahap pemeliharaan, pelan-pelan kita mulai tancap gas,” ujar Jayadi yang ditemui secara terpisah usai mengikuti rapat di Kantor Bali Kota Kendari, Selasa, (06/01/26).
Menurutnya, penanganan cepat akan diprioritaskan pada ruas jalan dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang tinggi agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Meski demikian, keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi membuat pengerjaan harus dilakukan secara bertahap.
Jayadi menegaskan, pada tahun 2026 terdapat satu titik krusial yang menjadi perhatian utama, yakni Jalan Budi Utomo di kawasan THR .Ruas jalan tersebut dinilai sudah tidak layak jika hanya dilakukan penambalan.
“Usulan kita sebenarnya Jalan Budi Utomo itu harusnya dua jalur dan tidak bisa hanya ditambal. Idealnya direject dan kemudian dibeton,” jelasnya.
Namun, melihat kondisi keuangan daerah saat ini, Jayadi mengaku pihaknya harus realistis. Penanganan sementara dilakukan dengan menutup lubang-lubang kecil terlebih dahulu sembari menunggu ketersediaan anggaran untuk perbaikan menyeluruh.
“Dengan adanya efisiensi anggaran, kita harus pelan-pelan. Jadi sekarang kita patching-patching dulu lubang-lubang kecilnya,” pungkasnya.








