Konawe, Sultrademo.co – Perayaan Natal yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Ke-7 Gereja Toraja Jemaat Tongkonan di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), berlangsung khidmat, Rabu (17/12/2025).
Momen sakral ini menjadi penegas komitmen pemerintah daerah dalam merawat kebinekaan sekaligus seruan reflektif untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Wakil Bupati Konawe Syamsul Ibrahim yang hadir dalam perayaan tersebut menyatakan, kehadiran pemerintah merupakan wujud dukungan nyata terhadap kehidupan keagamaan. Hal ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas kerukunan dan toleransi antarumat beragama di tengah masyarakat Konawe yang majemuk.
Dalam sambutannya, Syamsul mengajak seluruh jemaat menjadikan Natal sebagai momentum refleksi untuk memperkuat nilai-nilai universal, seperti kasih, persaudaraan, dan kerendahan hati.
”Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat terus dihidupi dalam interaksi sosial sehari-hari demi terciptanya keharmonisan dan persatuan yang kokoh di daerah kita,” ujar Syamsul di hadapan para pendeta, majelis gereja, serta tokoh masyarakat yang hadir.
Tidak hanya menyampaikan pesan damai, Syamsul juga menyoroti aspek ekologis dalam spiritualitas. Ia mengajak jemaat untuk merenungkan berbagai fenomena alam yang terjadi belakangan ini sebagai pengingat akan tanggung jawab manusia terhadap ciptaan Tuhan.
Menurut Syamsul, manusia memegang mandat sebagai penjaga alam, bukan sebagai penguasa yang bebas mengeksploitasinya tanpa batas.
”Kita perlu hidup lebih bijaksana dan bertanggung jawab dalam memelihara lingkungan. Manusia memiliki peran sebagai penjaga alam, bukan pengeksploitasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Syamsul menekankan pentingnya peran gereja dan tokoh agama sebagai mitra strategis pemerintah. Gereja diharapkan tidak hanya berfungsi dalam pembinaan rohani, tetapi juga aktif membangun kesadaran moral, kepedulian sosial, serta etika lingkungan di tengah umat.
Pemerintah Kabupaten Konawe menyadari bahwa tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks sehingga memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan seluruh elemen masyarakat.
Menutup sambutannya, Syamsul mengapresiasi perjalanan tujuh tahun Gereja Toraja Jemaat Tongkonan. Keberadaan gereja ini dinilai telah berkontribusi positif dalam menjaga persatuan dan menjadi pilar harmoni sosial di Kabupaten Konawe.
Laporan: Muhammad Sulhijah






