Reses Masa Sidang II 2022, DPRD Konsel Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Ketua DPRD Konawe Selatan H. Irham Kalenggo ketika menggelar reses di dapilnya.

RESES Masa Sidang kedua Anggota DPRD Kabupaten Konawe Selatan Sulawesi Tenggara (Sultra) usulan prioritas masyarakat masih usulan lama seperti di tahun sebelumnya.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Konsel, Irham Kalenggo. Kata Irham, usulan masyarakat yang kategori skala prioritas seperti infrastruktur, pertanian, perkebunan dan perikanan.

Bacaan Lainnya

Hal ini dikarenakan masyarakat Konsel pada umumnya adalah mayoritas petani, program yang diusulkan mulai dari perbaikan Jalan Usaha Tani (JUT), serta jalan produksi termasuk jalan umum yang dilewati.

Dan untuk mengakomodir usulan masyarakat tersebut, sambungnya, lembaga DPRD akan mengambil langkah. Pertama, dalam proses perencanaan pihaknya akan memastikan usulan dari desa masuk dalam aplikasi Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD).

“Setelah itu kami akan mendorong yang mana yang akan diprioritaskan Pemda berdasarkan skala prioritas. Sedangkan yang lainnya yang belum masuk skala prioritas kita akan dorong melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD. Karena tahapan pengusulannya ada 2 makanya kita dorong dari situ. Hanya kan kalau melaui Pokir DPRD kan hanya yang kecil-kecil saja,” ungkapnya.

Olehnya itu, Irham berharap hasil Musrenbang Pemda nanti diharapkan mengambil peran penting dalam hal ini Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk diakomodir seluruh kepentingan yang berhubungan dengan hajat hidup orang banyak, khususnya masyarakat yang kategori petani. (adv)

Anggota DPRD Konawe Selatan, Ramlan saat menggelar reses di Kecamatan Angata.

Masyarakat Dapil I Inginkan Perbaikan Infrastruktur Jalan dan Pertanian

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara (Sultra) telah selesai melaksanakan reses masa sidang II (dua) tahun 2022. Reses tersebut digelar secara perorangan atau individu yang berjumlah 35 orang di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing, yang tersebar di 4 (empat) Dapil.

Khususnya di daerah pemilihan (Dapil) I, masyarakat di daerah pemilihan I Kabupaten Konawe Selatan menyuarakan perbaikan infrastruktur jalan dan pertanian.

Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Kabupaten Konawe Selatan, Budi Sumantri saat melaksanakan reses masa sidang ke II yang meliputi Kecamatan Andoolo, Andoolo Barat, Buke, Tinanggea dan Kecamatan Lalembuu.

“Rata-rata usulan masyarakat peningkatan jalan usaha tani dan jalan produksi,” ujar Budi.

Aspirasi masyarakat tersebut nilai politisi Golkar ini merupakan hal yang wajar. Melihat, kata Budi, penduduk di dapil satu sebagian besar bekerja sebagai petani.

“Ada pula yang mengusulkan jembatan, drainase, rehabilitasi irigasi bantuan peternakan dan bantuan alat ataupun sarana pertanian,” tuturnya.

Anggota DPRD Konsel Dapil I yang melaksanakan reses yakni Mbatono Suganda (Demokrat), Budi Sumantri (Golkar), Ahmad Muhaimin (Hanura), Djoko Suprihatin (Gerindra), Isran Jaya (Nasdem), Muh Taufiq Mansyur (Nasdem), Wawan Suhendra (PKB), Nilda (Golkar), Ni Gusti Putu Dewi Saputri (PDIP). (adv)

USULAN MASYARAKAT DAERAH PEMILIHAN I (SATU)

Usulan masyarakat Kecamatan Tinanggea:

  • Bantuan pupuk dan alat-alat pertanian Desa Tatangge
  • Pembangunan/peningkatan jalan usaha tani Desa Tatangge
  • Pembuatan duiker Desa Tatangge
  • Pembangunan Gedung Sekolah dasar Desa Tatangge
  • Bantuan alat tangkap ikan untuk nelayan Desa Tatangge
  • Pembangunan Gedung Polindes Desa Tatangge
  • Pembangunan Gedung sanggar PKK Desa Tatangge.
  • Bantuan alat-alat Olahraga Desa Tatangge
  • Peningkatan jalan di blok C Desa Tolutu jaya atau status jalannya dialihkan menjadi jalan desa
  • Pembanguan duiker Desa Tolutu Jaya
  • Peningkatan jalan usaha tani Desa Tolutu Jaya
  • Bantuan tempat Penggarangan Kopra beserta Gedungnya Desa Tolutu Jaya
  • Peningkatan Jalan Usaha Tani Desa Tolutu Jaya
  • Pembangunan Jembatan Desa Tolutu Jaya
  • Perlu adanya Perda Pondok Pesantren
  • Pembuatan jalan 2 Km di Blok A/area Pemukiman.
  • Peningkatan jalan antara Blok A dan Blok E.
  • Bantuan rumah ibadah beserta fasilitasnya di Desa Moloindah
  • Bantuan Kapal Nelayan dibawah 3 GT.
  • Hand Tracktor.
  • Mesin Jahit.
  • Mesin Giling Kadelai dan Tahu
  • Jala ikan dan Udang.
  • Tangki Semprot
  • Bibit Ikan Emas dan Lele.
  • Bantuan tenda pesta dan Kursi untuk Kelompok Usaha
  • Bantuan hiba untuk KOKAM Pemuda Muhammadiyah
  • Alat Pertukangan dan Perbengkelan

Usulan masyarakat Kecamatan Andoolo Barat :

  • Pembangunan Jalan Usaha Tani
    • Desa Puundoho
    • Bantuan alat-alat Olah Raga untuk Karang Taruna Desa Puundoho
    • Penempatan Guru P3K disesuaikan dengan Kebutuhan Sekolah.
    • Bantuan Pengadaan Bibit Durian.
    • Pembangunan Jalan Usaha Tani dan Peningkatan Jalan Usaha Tani.
    • Batuan BSPS Desa Watumokala
    • Pembangunan Drainase Panjang 260 Meter di Dusun 1 Desa Watumokala
    • Pembangunan Jalan Usaha Tani 3 Km Dusun 1 Desa Watumokala
    • Pengaspalan jalan Lorong Bali.
    • Pengadaan Tiang Listrik Lorong Bugis.
    • Pembuatan Jalan Usaha Tani 3 Km Dusun III Desa Watumokala
    • Honor Perangkat Desa dan Kader Posyandu dinaikkan.
    • Dana Karang Taruna di tambah.
  • Bantuan tempat ibadah (Masjid, Gereja dan Pura)
  • Alat kesenian Kuda Lumping Desa Suka Mukti
  • Hand tracktor dan Mesin Jahi
  • t Desa Suka Mukti
  • Jalan Usaha Tani Desa Suka Mukti
  • Mesin Alkon pompa Air Desa Suka Mukti
  • Alat pertukangan dan perbengkelan Desa Suka Mukti
  • Kultivator Desa Suka Mukti
Kegiatan reses yang dilaksanakan oleh Anggota DPRD Konawe Selatan di Dapil I.

Anggota Dapil II Gelar Reses Perorangan dan Kelompok

Di Dapil II reses masa sidang ke II dilaksanakan secara berkelompok maupun perorangan. Hal itu dilaksanakan oleh sejumlah anggota DPRD Konsel dari dapil II yakni Irham Kalenggo (Golkar), Hj Hasnawati (PDIP), Ramlan (Demokrat), Udin Saputra (PDIP), Tasman Lamuse (Nasdem), Djuharudin (Hanura), I Gusti Putu Wibawa (PAN), Haena (Golkar), Hj Hasmawati (Gerindra), Hj Haslinda (Gerindra).

“Reses ini adalah salah satu tugas dan fungsi dari pada Anggota DPRD, untuk turun langsung kelapangan bertemu konstituen di daerah pemilihan masing-masing, dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat pada reses masa sidang kedua tahun 2022 ini,” ujar Ketua DPRD Konsel, Irham Kalenggo. (adv)

USULAN MASYARAKAT DAERAH PEMILIHAN II (DUA)

Usulan masyarakat Kecamatan Ranomeeto :

  • Pembangunan drainase bahu jalan sepanjang 500 meter
  • Pembanguan deker 2 unit
  • Pembangunan drainase brlakang BTN Maleo
  • Pembangunan bendungan Laikaaha
  • Perbaikan drainase perbatasan Desa Ranooha, samping BTN Tawang Alun sepanjang 1000 meter
  • Perbaikan jalan menuju Desa Konda Satu
  • Peningkatan jalan belakang SMPN Ranomeeto

Usulan masyarakat Kecamatan Ranomeeto Barat :

  • Permintaan pembangunan rumah dinas Puskesmas
  • Pembangunan pagar Puskesmas
  • Pengolahan air limbah
  • Bantuan mobil dinas
  • Permintaan penambahan tenaga perawat
  • Pembebasan lahan balai desa Boro-Boro Lameuru
  • Penambahan insentif kader PKK
  • Penambahan operasional desa
  • Perbaikan jembatan Boro-Boro
  • Pembangunan masjid Desa Opaasi
  • Bantuan bedah rumah
  • Percetakan kolam ikan air tawar
  • Normalisasi sungai
  • Pembangunan jembatan penghubung Desa Amokuni
  • Pembanguan deker Desa Laikandonga
  • Pengaspalan jalan ruas Ranomeeto Barat – Sabulakoa
  • Peningkatan jalan ruas Desa Laikandonga – Desa Arongo
  • Perbaikan tanggul Desa Jati Bali Panjang 200 meter
  • Bantuan anggaran pembangunan masjid Desa Tunduno dan rabat beton
  • Renovasi Gedung posyandu
  • Pembangunan tanggul sungai Konaweeha dan wisata pemancingan
  • Peningkatan jalan usaha tani Desa Abeko
  • Permintaan agro wisata pemancingan Desa Abeko.

Usulan masyarakat Kecamatan Benua :

  • Pengaspalan jalan dari Desa Benua ke Desa Kosambi
  • Pembangunan balai serbaguna
  • Pengaspalan jaln dari Desa Benua Utama sampai di Desa Kosambi
  • Permintaan pembangunan dan penambahan Gedung IGD di Puskesmas Benua
  • Pengadaan mobil ambulance
  • Permintaan bantuan bibit sambung pucuk.

Usulan masyarakat Kecamatan Basala :

  • Mengusulkan perbaikan jalan yang menghubungkan Desa Basala, Desa Lere dan Desa Lambandia yang kondisi jalannya sudah sangat memprihatinkan.
Anggota DPRD Konawe Selatan baik perorangan maupun kelompok saat menggelar reses di dapil II.

Usulan masyarakat Kecamatan Benua :

  • Pengaspalan jalan dari Desa Benua ke Desa Kosambi
  • Pembangunan balai serbaguna
  • Pengaspalan jaln dari Desa Benua Utama sampai di Desa Kosambi
  • Permintaan pembangunan dan penambahan Gedung IGD di Puskesmas Benua
  • Pengadaan mobil ambulance
  • Permintaan bantuan bibit sambung pucuk.

Usulan masyarakat Kecamatan Basala :

  • Mengusulkan perbaikan jalan yang menghubungkan Desa Basala, Desa Lere dan Desa Lambandia yang kondisi jalannya sudah sangat memprihatinkan.
Anggota DPRD Konawe Selatan baik perorangan maupun kelompok saat menggelar reses di dapil II.

Masyarakat Ajukan Aspirasi Penunjang Aktivitas Ekonomi di Dapil III

Di dapil III sejumlah anggota DPRD melaksanakan reses masa sidang ke II. Tercatat anggota DPRD Kabupaten Konawe Selatan yang turun melaksanakan reses yakni Anshari Tawulo (Demokrat), Erman (Golkar), Sabrillah Taridala (PKS), Sutiono (Gerindra), Andi Ahmad (PBB), Marwan (PKB), H Aharis (Nasdem), Syarifudin Pariwusi (PPP), Nadira (PAN) dan Ahmad Arno Silondae (PDIP).

Kecamatan di Kabupaten Konawe Selatan yang meliputi Dapil III yakni Kecamatan Konda, Wolasi, Laeya, Lainea, Palangga Selatan, Palangga dan Kecamatan Baito. Masyarakat banyak menyuarakan kebutuhan menunjang aktivitas ekonomi masyarakat. (adv)

USULAN MASYARAKAT DAERAH PEMILIHAN III (TIGA)

Usulan masyarakat Kecamatan Konda :

  • Desa Lawoila kembali mengusulkan pembangunan jembatan yang sejak tahun 2016 lalu mereka sudah usulkan.
  • Desa Pombulaa Jaya mengusulkan pembangunan bendungan, karena saat ini bendungan tersebut sudah jebol, serta bantuan hand tractor.

Usulan masyarakat Kecamatan Laeya :

  • Desa Lamong Jaya, masyarakat mempertanyakan kelanjutan pengaspalan jalan dari Desa Lamong Jaya menghubungkan 3 desa.
  • Pemecahan sertifikat tanah yang mudah
  • Mengusulkan fasilitas dan penyuluh untuk membuat pupuk organik atau kompos
  • Perkerasan jalan usaha tani menuju persawahan
  • Normalisasi kali
  • Mengusulkan bibit ikan.
  • Masyarakat Desa Labokeo mengusulkan bantuan modal usaha
  • Kelompok tani Timur Sejahtera Desa Labokeo mengeluhkan harga gabah, nilam, sawit dan jagung yang mengalami penurunan harga.

Usulan masyarakat Kecamatan Lainea :

  • Mengusulkan pembangunan balai serbaguna kecamatan
  • Bantuan untuk masjid kecamatan

Usulan masyarakat Kecamatan Palangga Selatan :

  • Desa Mondoe minim terima bantuan, hal ini membuat masyarakat malas untuk mengusukan bantuan.
Anggota DPRD Konawe Selatan dari Dapil III saat menggelar reses bersama masyarakat dan mahasiswa.

Anggota DPRD Konawe Selatan Dapil IV Berikan Bantuan saat Reses

Reses di Daerah Pemilihan IV yang meliputi Kecamatan Moramo Utara, Moramo, Kolono, Kolono Timur dan Kecamatan Laonti sejumlah anggota dewan yaitu Armal (Gerindra), Herman Pambahako (PDIP), Muh Yusri (PAN), Butomo Lubis (Golkar), Hj Suriani (Demokrat), Hj Yuliati (Nasdem) melaksanakan reses perorangan dan berkelompok.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Konawe Selatan, Armal melaksanakan reses masa sidang ke dua di Desa Lamboo Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan, akhir pekan kemarin.

Di reses tersebut Armal memberikan sejumlah bantuan mesin jahit dan bantuan mesin pertanian bagi kelompok tani dan ibu rumah tangga.

Pemberian bantuan tersebut merupakan komitmen Anggota DPRD dari Partai Gerindra Konawe Selatan dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat utamanya di Daerah Pemilihan (dapil) IV yang meliputi Kecamatan Moramo, Moramo Utara, Kolono, Kolono Timur dan Kecamatan Laonti.

Hadir dalam reses tersebut Camat Moramo, Benhur Karim, Kabag Ekonomi, Ashar dan Kepala Bidang Sosial Dinas Sosial Kabupaten Konawe Selatan yang dihadiri ratusan masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Moramo.

Camat Moramo, Benhur Karim mengatakan reses ini merupakan sarana untuk menyerap yang memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.

“Masyarakat perlu menghadiri reses dan musyawarah perencanaan pembangunan (musrembang) agar menyampaikan kebutuhan dan mendengarkan kebijakan pemerintah daerah,” ujar Benhur Karim.

Dia mengajak masyarakat Moramo untuk mendapat bantuan dan apa kebutuhan masyarakat perlu memiliki inisiatif datang mendengarkan kebijakan pemerintah.

Tak lupa, Benhur Karim mengapresiasi Politis Gerindra dua periode itu yang telah memperjuangkan  aspirasi masyarakat Kecamatan Moramo.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Konawe Selatan, Armal menuturkan di dapil IV program prioritas yang perlu digenjot yakni infrastruktur secara umum. Seperti, jalan, pertanian, perkebunan dan perikanan.

“Reses merupakan salah satu fungsi dan tugas kami untuk menerima aspirasi. Baik di kantor maupun dilapangan. Untuk tahun ini program di Konawe Selatan banyak program yang telah dikucurkan untuk masyarakat,” tutrnya.

Seperti dapil IV, lanjut Armal, pembangunan infrastruktur jalan, bantuan bibit sapi, pertukangan, bengkel dan bantuan perahu nelayan, mesin jahit, dan handtraktor.

“Tentu memuaskan semua orang tidak mungkin. Diperlukan kesabaran agar apa yang menjadi kebutuhan warga bisa terpenuhi secara merata kedepan,” paparnya. (adv)

USULAN MASYARAKAT DAERAH PEMILIHAN IV

Usulan masyarakat Kecamatan Moramo :

  • Masyarakat UPT Desa Amohola mengusulkan perbaikan lahan II.
  • Persertifikatan tanah
  • Perbaikan jalan penghubung UPT dan Desa Marga Cinta.
  • Pengadaan air bersih
  • Mengusulkan desa definitive
  • Pengadaan jaringan internet
  • Mengusulkan agar SD swasta UPT Amohola naik status menjadi SD Negeri
  • Pembangunan pagar sekolah.
  • Polindes Desa Wawondengi tidak memiliki petugas
  • Masyarakat Desa Wawondengi minta persertifikatan tanah karena ada lahan yang diturunkan statusnya kurang lebih 53 hektar are.

Usulan masyarakat Kecamatan Moramo Utara :

  • Pembangunan drainase balai Desa Mata Lamokula
  • Bantuan paving blok halaman balai Desa Mata Lamokula
  • Jalan usaha tani Desa Mata Lamokula
  • Mengusulkan bantuan tiang listrik dusun II dan III Desa Mata Lamokula.

Usulan masyarakat Kecamatan Kolono :

  • Ismail masyarakat Desa Meletumbo mengeluhkan tidak adanya bantuan yang turun didesanya
  • Masyarakat nelayan Desa Meletumbo mengusulkan bantuan bagang apung, budidaya tambak dan budidaya kepiting.
  • Pembanguan Jalan Uasaha Tani Desa Meletumbo panjang 1,3 km (Prioritas)
  • Bantuan Pembangunan Masjid
  • Memfasilitasi penanaman bibit kelapa sawit di Desa Meletumbo
  • Bantuan pengadaan pakaian seragam majelis taklim Desa Meletumbo.
Proses menyerap aspirasi Anggota DPRD Konawe Selatan di dapil IV, sekaligus memberikan bantuan.
*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait