Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota Kendari bergerak cepat merespons bencana banjir yang melumpuhkan sejumlah wilayah. Pada Senin (11/5/2026), Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, bersama Wakil Wali Kota dan jajaran Forkopimda, turun langsung ke titik-titik terdampak untuk menyalurkan bantuan sekaligus memetakan solusi permanen penanganan banjir.
Peninjauan diawali di Kelurahan Lapulu, kawasan depan Pasar Lapulu. Tercatat sedikitnya 71 Kepala Keluarga (KK) sempat terendam air setinggi paha orang dewasa. Meski air mulai surut, sisa lumpur tebal masih menyelimuti permukiman warga.
Di lokasi tersebut, Wali Kota menyerahkan bantuan stimulan berupa beras, telur, dan mi instan. Ia menegaskan agar warga tidak mengabaikan kondisi kesehatan pascabanjir.
“Kalau ada masyarakat yang sakit segera laporkan supaya cepat ditangani puskesmas. Kami hadir untuk memastikan Bapak dan Ibu tidak sendirian menghadapi musibah ini,” tegas Siska di hadapan warga Lapulu.
Rombongan kemudian bergeser ke Jalan Kedondong (Lorong Aklamasi), Kelurahan Andonohu. Kawasan ini menjadi salah satu titik terparah dengan ketinggian air yang sempat mencapai leher orang dewasa.
Sebanyak 85 KK terdampak akibat luapan air yang terperangkap tanpa saluran pembuangan yang memadai. Saat meninjau drainase yang tersumbat, Wali Kota langsung memberikan instruksi khusus kepada jajaran teknis.
Penyebab Utama: Minimnya alur sungai dan drainase yang tidak mampu menampung debit air.
Instruksi Wali Kota: Melakukan normalisasi sungai dan perbaikan drainase secara mendesak.
Kunjungan berakhir di Jalan Mangkerey, Kelurahan Kambu, di mana sekitar 100 KK turut terdampak luapan air akibat intensitas hujan yang ekstrem.
Wali Kota Siska menekankan bahwa banjir Kendari tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Ia mendorong adanya kolaborasi antara Pemerintah Kota, Pemerintah Provinsi, hingga Balai Wilayah Sungai (BWS).
“Penanganan banjir membutuhkan kerja bersama lintas sektor agar tuntas secara menyeluruh. Kami akan pastikan penanganan dilakukan secara bertahap agar masyarakat tetap tenang,” pungkasnya.
Turut mendampingi dalam aksi kemanusiaan ini, Dandim 1417 Kendari, Ketua DPRD Kota Kendari, perwakilan Polresta, Kepala BPBD, Dinas Sosial, serta pengurus BAZNAS Kota Kendari.












