RSUD Kota Kendari Bersih Dari Pasien Covid-19

Ketgam : Tampak Depan RSUD Kota Kendari, selasa (5/10/2021)

Kendari, Sultrademo.co – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari saat ini tidak lagi merawat pasien Covid-19. Hal ini dikarenakan kasus covid-19 di Kota Kendari terus mengalami penurunan.

Hal tersebut dibenarkan oleh Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir. Pasalnya sejak (Senin,04/10/21) RSUD Kota Kendari tercatat nihil pasien.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah pada hari ini Rumah Sakit (RS) kita sudah tidak ada lagi pasien covid yang dirawat, sisanya hanya melaksanakan isolasi mandiri dikediaman masing-masing,” ucap Sulkarnain, Selasa, (05/10/2021).

Politisi PKS ini berharap situasi saat ini bisa dipertahankan, bahkan sebisa mungkin lebih ditingkatkan lagi.

“Olehnya itu saya menghimbau kepada masyarakat untuk tetap disiplin prokes karen hal ini sudah terbukti efektif dalam kurun waktu kurang lebih dua bulan kita bisa menurunkan kasus positif covid di Kota Kendari dengan sangat signifikan,” ungkapnya.

Beliau juga menaruh harapan hal ini bisa kita jaga bersama dan bisa segera mengantarkan kita keluar dari situasi pandemi covid-19.

Senada Dinas Kesehatan Kota Kendari, drg,Rahminingrum menyatakan saat ini di Kota Kendari sudah tidak ada lagi daerah atau Kelurahan yang berada di Zona merah ataupun Orange.

“Syukur alhamdulillah sudah tiga minggu Kota Kendari sudah tidak ada lagi zona merah atau orange, yang ada itu betul-betul hanya zona kuning dan hijau,” ucapnya.

Wanita berhijab ini mengatakan bahwa penurun ini karena adanya kerjasama semua pihak yang tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Namun, Rahminingrum tetap mengajak masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi baik itu mendatangi langsung Dinas Kesehatan Kota Kendari maupun di Puskesmas-puskesmas di masing-masing daerah.

“Saat ini yang harus dikedepankan adalah vaksinasi dan prokes sebab untuk masuk ke level satu PPKM, dibutuhkan indikator cakupan vaksinasi dengan total 70%, semwntara untuk kota Kendari cakupan vaksinasi kita masih berada di angka 58,5%,” bebernya.

 

Penulis: Hani
Editor: UL

Pos terkait