Saan Mustopa: Alumni HMI Harus Jadi Kebanggaan Rakyat, Bukan Sekadar Nostalgia Organisasi

Jakarta, Sultrademo.coWakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, menyerukan kepada seluruh anggota Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) agar tetap menjaga idealisme dan komitmen perjuangan meski telah menanggalkan status sebagai aktivis mahasiswa. Ia menegaskan, alumni HMI harus mampu tampil sebagai figur yang membanggakan rakyat Indonesia.

Hal itu disampaikan Saan saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) I dan Silaturahmi Nasional (Silatnas) KAHMI di Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (10/7/2025). Acara dihadiri sejumlah tokoh nasional seperti Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Wamen Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, serta eks Menko PMK Muhadjir Effendy.

Bacaan Lainnya
 
 
 

“Tentu Rakornas ini kita jadikan bukan sekadar agenda rutin KAHMI, tetapi momentum untuk merumuskan ide dan gagasan besar untuk bangsa,” ujar Saan yang juga Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI dilansir dari detik.com.

Dalam sambutannya, Saan mengingatkan bahwa alumni HMI harus konsisten menjaga semangat perjuangan yang dulu dibangun semasa mahasiswa. Ia menyindir banyak alumni yang idealismenya hilang begitu masuk dalam struktur kekuasaan.

“Ketika masih jadi aktivis HMI, idealismenya tinggi. Tapi ketika masuk KAHMI, idealisme itu bukan hanya luntur, tapi hilang. Ini yang harus kita hindari,” tegasnya.

Saan juga menekankan bahwa HMI dan KAHMI tak boleh puas hanya dengan kebanggaan internal. Menurutnya, alumni HMI yang memiliki kapasitas luar biasa harus mampu menjadi kebanggaan bagi seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya sesama alumni.

“Kita ini punya alumni yang hebat-hebat. Jangan hanya bangga karena dia alumni HMI, tapi banggalah karena dia memberi manfaat luas untuk bangsa,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Rakornas I dan Silatnas KAHMI, Fauzi Amro, menjelaskan bahwa tema acara ini diselaraskan dengan agenda prioritas nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Tema yang diangkat yakni “Wujudkan Ketahanan dan Kemandirian Energi dan Pangan untuk Kesejahteraan Rakyat”.

“Kemandirian energi dan pangan adalah kebutuhan dasar rakyat, sekaligus pilar kedaulatan nasional. Ini juga sesuai dengan rencana Asta Cita dari Presiden,” ujar Fauzi yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi XI DPR RI.

Fauzi menegaskan bahwa KAHMI tidak ingin hanya menjadi penonton dalam dinamika kebangsaan. Ia menekankan bahwa organisasi alumni ini hadir untuk memberi solusi melalui gagasan strategis berbasis pengetahuan dan integritas moral.

“KAHMI hadir bukan sekadar simbol nostalgia organisasi. Kita ingin ambil bagian dalam menyusun arah kebijakan yang berdampak bagi kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Acara Rakornas I dan Silatnas ini dihadiri juga oleh sejumlah anggota parlemen, di antaranya Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy Karsayuda, Wakil Ketua Komisi II Bahtra Banong, Zulfikar Arse Sadikin, dan Wakil Ketua Baleg Ahmad Doli Kurnia.

Laporan: Muhammad Sulhijah

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait