Saat Gempa Terjadi, ini Tiga Langka Segitiga Berlindung

Kendari, SultraDemoNews- Bencana alam seperti gempa bumi merupakan kejadian alam yang tidak dapat diprediksi. Bahkan BMKG tidak dapat memprediksi dini dan baru mengeluarkan data setelah gempa terjadi.

Hal ini yang mendorong Bank Indonesia bekerjasama dengan SAR Nasional Kota Kendari mengadakan sosialisasi dan simulasi penanggulangan dampak bencana alam. Kegiatan itu dihadiri dan dibuka langsung oleh Kepala Perwakilan BI Minot Purwahono di Aula BI, Kamis, 18/10/2018.

Bacaan Lainnya
 

Dikesempatan itu, Andi Muhammad Akbar selaku pemateri dari Basarnas mengemukakan, bilamana terjadi gempa bumi, dan saat berada di dalam ruangan, sedang pintu keluar berjarak lebih dari 12 meter dari posisi awal, maka langkah yang harus digunakan adalah rumus aman dari segitiga kehidupan yaitu berlindung, berbaring dan diam.

Segitiga kehidupan seperti dimaksud adalah istilah lain dari tempat paling aman, atau upaya melindungi diri dengan tiga langkah, sisi segitiga kehidupan dapat ditemukan dengan cara berdiri di sebelah objek yang lebih tinggi dari kita.

“Contohnya seperti lemari, atau hal lain yamg lebih tinggi dan kokoh keberadaannya, dan terpenting lagi hindari kaca dan benda yang tergantung,” urainya.

Laporan : Risna Ika

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait