Kendari, sultrademo.co – Sebanyak 2044 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Sulawesi Tenggara akan diberangkatkan ke tanah suci melalui embarkasih Makassar. Para JCH terbagi dalam 5 kloter utuh dan 1 kloter gabungan dengan jama’ah haji asal Sulawesi Selatan.
“Tentu merupakan suatu kesyukuran dan kebahagiaan bagi bapak dan ibu yang tahun ini berangkat ke baitullah di tengah panjangnya daftar tunggu keberangkatan haji di Sulawesi Tenggara yang saat ini telah mencapai 27 tahun,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Asrun Lio saat melepas JCH, pada Senin (5/6/2023), kemarin.
Panjangnya daftar tunggu keberangkatan haji tersebut di satu sisi dapat menjadi faktor yang mempersempit peluang menunaikan ibadah haji, namun di lain sisi menjadi salah satu indikator peningkatan taraf hidup masyarakat secara ekonomi dan peningkatan kesadaran masyarakat dalam mentaati kewajiban agama.
Ia menuguraikan peningkatan jumlah jama’ah haji harus diimbangi dengan peningkatan pelayanan jama’ah sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah haji.
“Pemerintah terus mengupayakan peningkatan kualitas pelayanan mulai dari pemondokan, katering, pelayanan kesehatan, transportasi dan lain-lain yang dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Semoga indeks kepuasan layanan haji tahun ini lebih meningkat lagi dibandingkan dengan tahun 2022 yang telah mencapai 90,54% dengan kategori sangat memuaskan,” harapnya.
Menurutnya, untuk mewujudkan penyelenggaraan ibadah haji yang baik, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat dan pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kerja sama para jemaah haji.
“Bapak dan ibu adalah duta bangsa, oleh karena itu, junjung tinggilah martabat bangsa, dengan taat kepada aturan dimana saja berada, saling membantu antara satu dengan yang lain, berlapang dada dan tidak mudah tersinggung, serta hindari pertengkaran, wala jidala filhaj. Tunjukkan adab dan kepribadian sebagai umat islam warga negara Indonesia yang Pancasilais,” kata Sekda Asrun Lio
di Aula Asrama Haji Kota Kendari.
Untuk itu lanjut Asrun jamaah agar meningkatkan semangat beribadah, hindari pikiran, perasaan dan perbuatan yang dapat mengurangi nilai kesempurnaan ibadah haji. Menurutnya ibadah haji merupakan ibadah yang membutuhkan fisik yang sehat dan kuat. Oleh karena itu jamaah haji diharapkan menjaga kesehatan baik jasmani maupun rohani agar dapat menunaikan ibadah haji dengan sempurna.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian
Agama (Kemenag) Sultra, Muhammad Saleh, mengatakan pemberangkatan JCH ke Embarkasi Makassar dimulai tanggal 7 Juni 2023. Diawali
oleh Kelompok Terbang (Kloter) 24 JCH dari Kota Kendari dengan 380 JCH, dan selanjutnya diikuti oleh JCH dari kabupaten lain.
Ia merinci Sulawesi Tenggara terbagi menjadi 5 Kloter utuh yaitu kloter 24, 25, 27,28, dan 30 dan kloter 31 (kloter Gabungan), masing masing kloter berjumlah 393 orang jamaah, jumlah tersebut sudah termasuk petugas TPHI dan TPIHI dan TKHI dan kloter 31 berjumlah 59 orang.
“Jemaah haji usia dengan kategori lansia berjumlah 660 orang, usia termuda Laki-laki usia 18 Tahun atas nama Haidir Saputra Kama asal dari Kota Kendari dan usia tertua laki-laki usia 102 tahun asal dari Kabupaten Kolaka atas nama Tuwo Daeng Rani,” tandasnya.
Laporan: Muh Sulhijah
 






