Jakarta, Sultrademo.co-Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Asrun Lio, menghadiri dan memaparkan rencana kerja Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) di Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada periode Juni-Agustus 2023 bersama pemerintah daerah, Top Brands dan Stakeholders lainnya, di Ruang Operasional, Gedung Utama Kantor Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigras (Kemendes PDTT), (Kamis, 25 Mei 2023)
Hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten Deputi Pengembangan Ekonomi Kreatif, Direktur Kelembagaan dan Sumber Daya Konstruksi, Kepala Pusat Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Direktur Advokasi Pemerintah Pusat dan Kepala OPD Lingkup Pemerintah Prov. Sultra, Kadis Kominfo Sultra yang diwakili Kabid Persandian.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi membuka secara resmi pelaksanaan kegiataan BBI dan BBWI Tahun 2023.
Direktur Promosi dan Pemasaran Produk Unggulan Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Syahrul, mengatakan, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 15 Tahun 2021 tentang tim gerakan nasional BBI. BBI dan BBWI untuk temanya sendiri masih dalam proses, periode campaign ada dibulan April- Juli untuk waktu harvesting bulan Agustus sehingga nanti tempatnya berada di Lapangan Ex MTQ Kendari (opening) dan The Park (harvesting).
“Tujuan Germas BBI adalah agar masyarakat Indonesia mencintai dan menggunakan karya anak bangsa, utamanya produk UMKM local, target nasional implementasi BBI adalah 950 Triliuan, sedangkan target Provinsi Sulawesi Tenggara Implementasi BBI adalah 50 Milyar serta tujuan Germas BBWI adalah BBWI target nasional implementasi BBWI yaitu 1,2-1,4 Milyar perjalanan, maka perlu penyusunan target dimasing-masing daerah, target Sultra dalm implementasi tersebut 6,6 Juta perjalanan,” paparnya.
Untuk target kegiatan ada 3 (tiga) yaitu: Pertama Puncak Branding dan Harvesting Gernas BBI dan BBWI, Kedua perluasan produk dan digitalisasi UMKM dan Ketiga Engagement dan dukungan dari seluruh stakeholders terkait.
Sementara itu, Sekda Sultra Asrun Lio memberikan gambaran atau Outline yaitu Target, Tahapan Kegiatan, Skema Pelaksanaan, Timeline Kegiatan dan Laporan Kick Off dan Rencana Harvesting yang bertujuan untuk pertumbuhan ekonomi yang dinamis dan berkesinambungan dengan optimalisasi konsumsi dalam negeri guna mendukung pengendalian inflasi daerah hingga nasional.
Skema Pelaksanaan yaitu: Pertama pendataan dan kurasi yang melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mendukung tahapan pendataan dan kurasi BBI/BBWI dalam melaksanakan kegiatan evaluasi dan seleksi produk UMKM oleh dewan kurasi yang terdiri dari praktisi, akademisi, dan professional) dan Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mendukung tahapan pendataan dan kurasi BBI/BBWI:
1. Inkubator Bisnis Produk Kreatif
2. Penyusunan Pola Perjalanan Wisata Petualangan
3. Penyusunan Pola Perjalanan Desa Wisata
4. Review Produk bersama Influencer
5. Kurasi Proposal Film
Kedua, Laporan Kick Off/ Opening sudah dilaksanakan pada tanggal 10 Mei 2023 di Kabupaten Kolaka Timur sehingga total transaksi selama event diperkirakan sebesar ±8,84 Miliar dari pengeluaran pemerintah, pembelanjaan di UMKM dan pengunjung,
Ketiga Pelatihan dan Pendampingan tahapanya melakukan pelatihan sebagaimana 14 modul dasar serta melakukan pendampingan dan Onboarding untuk UMKM unggulan hasi kurasi.
Keempat, tahapan Promosi dan Pemasaran melakukan Bazaar UMKM dan Live Shopping serta kegiatan relecan lainnya, Kelima Harvesting menyelenggarakan rangkaian kegiatan puncak perayaan pencapaian target GBBI/BBWI Sultra tahun 2023 dan Ketujuh Monitoring progress pencapaian target.
“Sehingga nantinya ada kolaborasi Harvesting dalam rencana kegiatan yaitu: Expo Produk Ekonomi Kreatif, Pekan Produk Unggulan, Sultra Fashion Week, Pameran Desa Wisata, UMKM Sultra Expo, Pekan QRIS Nasional, Sulra Eco Fest, harvesting Ketahanan Pangan bersama Panglima TNI dan Rakor Marves,” Pungkas Asrun Lio. (*)
 






