Kendari, Sultrademo.co — Serah terima jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) dari Penjabat (Pj) Gubernur Komjen Pol (Purn) Andhap Budi Revianto kepada Gubernur definitif Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, Senin (3/3/2025).
Acara ini dihadiri sejumlah pejabat tinggi, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan di wilayah Sultra.
Sejumlah pejabat yang hadir dalam acara ini antara lain Anggota Komisi XIII DPR RI Ali Mazi, Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra, termasuk Kapolda Sultra Irjen Pol Dii Irianto, Danrem 143/Haluoleo Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto, Kajati Sultra Hendro Dewanto, dan sejumlah pejabat lainnya.
Selain itu, para bupati dan wali kota se-Sultra, pimpinan instansi vertikal, serta tokoh masyarakat, adat, agama, dan pemuda juga turut hadir dalam prosesi serah terima tersebut.
Dalam sambutannya, Andhap Budi Revianto menegaskan bahwa kepemimpinannya selama ini berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Sultra.
Ia menekankan pentingnya pemenuhan lima hak konstitusional rakyat, yaitu kebutuhan dasar, pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, serta infrastruktur dan lingkungan hidup yang baik.
“Saya menyerahkan cita-cita masyarakat Sultra yang juga merupakan amanah konstitusi untuk menyejahterakan masyarakat, sesuai dengan kondisi nyata di lapangan,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Andi Sumangerukka mengapresiasi kepemimpinan Andhap Budi Revianto dalam menjaga stabilitas politik dan sosial selama masa transisi pemerintahan.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan fokus pada pembangunan daerah.
“Saya mengajak kita semua untuk melihat ke depan. Masih banyak persoalan yang harus kita hadapi dan selesaikan daripada kita terjebak pada hal-hal yang merugikan,” kata Andi.
Serah terima jabatan ini menandai awal kepemimpinan Andi Sumangerukka di Sultra.
Dengan semangat persatuan dan komitmen terhadap pembangunan, masyarakat Sultra menaruh harapan pada kebijakan yang akan diambil dalam masa pemerintahannya.
Laporan: Arini Triana Suci R
Editor: Muhammad Sulhijah










