Sosialisasi Rawan Bencana,  KPU Sultra Gandeng SulTraDeMo Pemantau 

  • Whatsapp

Kendari, SultraDemoNews – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan sosialisasi dan pendidiikan pemilih bertajuk “metode tatap muka pemilu 2019 pada daerah rawan bencana alam. Sabtu (16/03) di Budafest Caffe Kelurahan Lepo-Lepo,  Kendari.

Pada kegiatan tersebut, KPU Sultra menggandeng Lembaga pemantau Sulawesi Tenggara Demokrasi Monitoring (SulTraDeMo) sebagai penyelenggara tekhnis melakukan sosialisasi di daerah rawan bencana untuk daerah Lepo-Lepo dan sekitarnya.

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang dihadiri kurang lebih 200 masyarakat Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu 17 April mendatang.

Direktur Eksekuttif SulTraDeMo, Arafat dalam sambutannya mengatakan daerah rawan bencana alam adalah salah satu titik yang penting untuk dilkukan sosialisasi terkait partisipasi pemilu nanti.

Poto bersama Presidium SultraDemo dan KPU Provinsi usai acara sosialisasi

“Karena ini merupakan salah satu hal penting dalam meningkatkan partisipasi pemilih, maka melakukan sosialisasi pendidikan tanggap dan antisipasi rawan bencana yang dapat mengganggu partisipasi masyarakat dalam menyukseskan Pemilu sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” katanya.

Senada dengan Arafat, Komisioner KPU Sultra, Al Munardin mengatakan, pemilihan April mendatang dapat diukur sukses bila dilihat dari tingkat partisipasi pemilih, serta kepatuhan penyelenggara pada aturan. Meningkatkan partisipasi pemilih daerah rawan bencana menjadi sasaran pertama sosialisasi dan pendidikan pemilih.

Komisioner KPU Sultra,  Al Munardin saat mememberikan pengarahan dan sosialisasi dihadapan masyarakat Kelurahan Lepo-Lepo. 

“Dengan metode tatap muka, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi pemilih, yang pasti kami dari KPU berkewajiban mengkoordinasikan dengan pihak terkait sesuai kewenangan untuk sigap dalam antisipasi bencana menjelang pemungutan suara. Tugas kami dari KPU adalah menjamin hak pilih masyarakat dapat tersalurkan dengan baik,” pungkasnya.

Untuk diketahui,  SulTraDeMo yang diberi kepercayaan KPU Provinsi akan melaksanakan sosialisasi pendidikan pemilih pada delapan titik dengan tema berbeda-beda, antara lain,  sosialisasi daerah rawan bencana, daerah rawan konflik, daerah partisipasi rendah, dan daerah potensi pelanggaran tinggi.

Anggun Abubakar

  • Whatsapp

Pos terkait