Sukses Gelar Temu Delapan Tokoh Konsel, GMKM Bakal Hearing KPU

  • Whatsapp
Panitia Talk Show Sehari Bersama Tokoh Konawe Selatan GMKM usai menggelar konferensi pers, di Srikandi hotel kendari : Foto AK

Kendari, Sultrademo.co– Setelah sukses menghadirkan delapan tokoh Konsel yang juga dinilai sebagai bakal Calon Bupati Konsel, Senin 29/7 di Srikandi Hotel Kendari. Gerakan Mahasiswa Konsel Menginspirasi (GMKM) selanjutnya bakal menggelar Publik Hearing membahas soal rancangan pengganggaran Pilkada 2020 yang dinilai sangat fantastik menguras APBD Konsel.

Muhammad Amin, Selaku Panitia mengaku, setelah Sukses menggelar Talk Show bertajuk Sehari Bersama Tokoh Konsel, Hari ini dan Masa depan Konsel, antara lain hadir Arsalim, Irham Kalenggo, Endang, Sjarif Sajang, Senawan Silondae, Tasman Lamuse, Nadira, dan Samsu, pihaknya selanjutnya bakal mengundang unsur KPU dan Bawaslu, Pemda dan DPRD Konsel untuk memgevaluasi dan memaparkan rancangan budgat Pilkada itu dihadapan publik.

Bacaan Lainnya

Menurut dia, rencana itu sudah dibahas pihaknya sebelum mendapat saran dari beberapa tokoh dan politisi saat kegiatan Talk Show berjalan.

“Tadi pas diskusi berjalan beberapa politisi termasuk pak Irham dan Pak Sekda sempat membahas itu, tapi sudah kami sampaikan bahwa GMKM jauh sebelum dibahas sudah mengatur tekhnisnya, yang pasti dulu saya ingin berterimakasih kegiatan hari ini saya rasa lelah kami terbayarkan, karena semua narasumber hadir, pesertapun antusias, panitia di GMKM juga semangatnya luar biasa, “Kata Amin usai menggelar giat Talk Show.

Ditambahkan Aliyadin Koteo, selaku Ketua Dewan Pendiri GMKM, pihaknya telah mengkoordinasikan kepada Ketua DPRD Konsel terkait Publik Hearing penganggaran Pilkada, demikian juga Sekda Konsel, Sjarif Sajang.

Respon keduanya sambung Mantan Ketua Senat Mahasiswa 2014 IAIN Kendari itu sontak mendapat dukungan dari keduanya, bahkan enam tokoh politisi lainnya mengaku menunggu giat dimaksud dapat terlaksana.

“Baru saja tadi ini usai semuanya bawah materi saya koonsultasikan dengan Ketua DPRD Konsel dan Pak Sekda, kita berharap sih publik Hearing itu digelar oleh DPRD atau Pemda, tapi jika tidak bisa GMKM sudah punya konsepnya, dan alhamdulillah itu mendapat dukungan,” urainya.

Penting bagi publik mengetahui, tambah Ketua Rumpun Yatim Piatu Menginspirasi Sultra itu, bahwa asas transparansi di kalangan penyelenggara ditunjukan.

Biaya pelaksanaan Pilkada di tujuh kabupaten di Sultra, Konsel dinilai berlebihan, sebab anggaran yang diminta mencapai 56 Miliyar. Hal itu, lanjut pria yang akrab disapa Adin itu bakal menguras APBD Konsel.

“Bayangkan 56 Miliyar APBD Konsel untuk mendanai Pilkada, kalau ini diefisienkan masih bisa kita bangun dan wujudkan program lain, tapi kita mesti menghargai kerja-kerja KPU, dengan catatan, KPU dan Bawaslu harus bicara didepan publik menjelaskan pokok penganggaran itu melalui Publik Hearing beberapa pekan ke depan,” tutupnya.

Laporan : Anggun
Editor : AK

Pos terkait