Tekan Sampah Sembarangan, Pemkot Kendari Perkuat Peran LPS hingga Tingkat Kelurahan

Ketgam : Sosialisasi penyelenggaraan pungutan sampah oleh Lembaga Pengangkutan Sampah (LPS)

Kendari, Sultrademo.co — Pemerintah Kota Kendari memperkuat pengelolaan persampahan berbasis masyarakat melalui sosialisasi penyelenggaraan pungutan sampah oleh Lembaga Pengangkutan Sampah (LPS). Kegiatan berlangsung di Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Senin (31/8/2026).

Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari meningkatkan pelayanan pengangkutan sampah sekaligus membangun kesadaran masyarakat agar lebih aktif menjaga kebersihan lingkungan dari tingkat rumah tangga.

Bacaan Lainnya

Empat kelurahan mengikuti kegiatan tersebut, yakni Punggolaka, Lalodati, Korumba, dan Watulondo sebagai tuan rumah. Perwakilan RT dan RW dari masing-masing kelurahan hadir untuk mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme pengangkutan serta pungutan sampah melalui LPS.

Mewakili Pemkot Kendari, Inspektur Kota Kendari, Dr. Sri Yusnita, S.T., M.M., mengatakan pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, tidak hanya pemerintah.

Menurutnya, keberadaan LPS di tingkat lingkungan diharapkan mampu mendekatkan pelayanan pengangkutan sampah kepada masyarakat sehingga proses pengelolaan dapat berlangsung lebih teratur dan terkoordinasi.

“Melalui sosialisasi ini diharapkan seluruh pihak dapat memahami mekanisme pengelolaan dan pungutan sampah, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan,” ujar Sri Yusnita.

Ia menilai peran RT dan RW sangat penting karena menjadi unsur pemerintahan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat di tingkat lingkungan. Informasi mengenai mekanisme pengangkutan dan pungutan sampah diharapkan dapat diteruskan kepada warga secara jelas dan transparan.

Sri Yusnita juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke saluran drainase, lahan kosong, maupun lokasi lain yang tidak diperuntukkan sebagai tempat pembuangan sampah.

“Pengelolaan sampah akan berjalan maksimal apabila ada kerja sama antara pemerintah dan masyarakat. Karena itu, kesadaran masyarakat sangat diperlukan,” katanya.

Selain memastikan sampah diangkut secara teratur, masyarakat juga didorong untuk mulai memilah dan mengelola sampah dari rumah sebelum dilakukan pengangkutan.

Pemkot Kendari berharap penguatan peran LPS dapat meningkatkan kualitas pelayanan persampahan sekaligus mengurangi praktik pembuangan sampah sembarangan yang berpotensi mengganggu kebersihan dan kenyamanan lingkungan.

Pemerintah juga menekankan agar sosialisasi tidak berhenti pada pemahaman, tetapi dilanjutkan dengan pelaksanaan yang tertib di lapangan. Sinergi antara pemerintah, LPS, RT, RW, dan masyarakat dinilai menjadi kunci untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan.

Dengan pengelolaan persampahan yang semakin terkoordinasi dan partisipasi masyarakat yang meningkat, Pemkot Kendari berharap lingkungan permukiman di setiap kelurahan menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Hani
Editor: UL

Pos terkait