Hari Pramuka ke-65, Pemprov Sultra Dorong Penguatan Pendidikan Karakter Generasi Muda

Ketgam : Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., menyerahkan penghargaan kepada peserta Jamnas.

Kendari, Sultrademo.co — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mendorong Gerakan Pramuka memperkuat perannya dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan mampu menghadapi perubahan zaman.

Dorongan itu disampaikan dalam Apel Besar Hari Pramuka ke-65 Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara yang digelar di Lapangan Upacara Balai Kota Kendari, Senin (31/8/2026).

Bacaan Lainnya

Plh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara Ronni Yakob bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membacakan sambutan Gubernur Sultra selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Sultra.

Dalam sambutannya, Gubernur menilai Gerakan Pramuka memiliki posisi penting di tengah tantangan modernisasi dan potensi krisis karakter yang dihadapi generasi muda.

Menurut dia, nilai-nilai kepramukaan harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar dihafalkan.

“Nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka yang senantiasa diikrarkan bukan sekadar hafalan, melainkan kompas moral yang harus mendarah daging dalam setiap tindakan sehari-hari,” kata Ronni saat membacakan sambutan Gubernur.

Ia mengatakan, nilai Tri Satya dan Dasa Darma harus menjadi pedoman untuk membentuk sikap disiplin, mandiri, bertanggung jawab, memiliki semangat gotong royong, serta kepedulian sosial.

Tema Hari Pramuka ke-65 tahun 2026, yakni “Pramuka Berkontribusi Aktif dalam Mewujudkan SDM Unggul dan Berkarakter Menuju Sulawesi Tenggara Maju dan Berkelanjutan”, dinilai sejalan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Apresiasi 635 Kontingen Jamnas

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga memberikan apresiasi kepada 635 anggota Kontingen Daerah Sulawesi Tenggara yang baru menyelesaikan tugas dalam Jambore Nasional (Jamnas) di Cibubur, Jakarta Timur.

Kontingen tersebut terdiri atas peserta didik, pembina pendamping, dan tim pendukung.

Gubernur berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Jamnas dapat ditularkan kepada anggota Pramuka di gugus depan masing-masing.

Wawasan mengenai kebhinekaan, persaudaraan, dan semangat persatuan yang diperoleh selama kegiatan nasional diharapkan tetap hidup dan diterapkan setelah para peserta kembali ke daerah.

Pada apel tersebut, Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., menyerahkan penghargaan kepada dua peserta Jamnas.

Penghargaan juga diberikan kepada sejumlah anggota Gerakan Pramuka berupa Lencana Melati, Lencana Darma Bakti, Lencana Karya Bakti, serta Lencana Panca Warsa VIII, VII, V, dan II.

Pemkab dan Pemkot Diminta Perkuat Dukungan

Pemerintah kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara juga diminta memberikan dukungan yang lebih kuat terhadap pembinaan kepramukaan.

Dukungan itu dapat diberikan melalui kebijakan, penyediaan fasilitas, maupun dukungan anggaran.

Menurut Gubernur, dukungan pemerintah daerah terhadap Gerakan Pramuka merupakan investasi jangka panjang dalam membentuk generasi muda yang berakhlak, berjiwa Pancasila, dan siap berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Pembinaan Pramuka juga diharapkan tidak hanya aktif ketika peringatan Hari Pramuka. Kegiatan pembinaan perlu dilakukan secara konsisten melalui gugus depan dan satuan karya di seluruh Sulawesi Tenggara.

Apel Besar Hari Pramuka ke-65 di Sultra diikuti sekitar 1.000 peserta. Sebanyak 800 peserta berasal dari unsur Pramuka Penggalang dan Penegak se-Kota Kendari, sedangkan sekitar 200 lainnya merupakan tamu undangan.

Ketua Panitia Pelaksana MA Berti melaporkan, sejumlah kegiatan telah digelar dalam rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65.

Kegiatan tersebut antara lain Teposua Pembina, Ulang Janji dan Renungan Suci pada 13 Agustus, dilanjutkan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Watubangga pada 14 Agustus.

Rangkaian kegiatan juga diisi aksi donor darah yang dilaksanakan di RSUD Kota Kendari pada hari pelaksanaan apel besar.

Pemimpin upacara dalam Apel Besar Hari Pramuka ke-65 tersebut adalah Muh Yusuf, anggota Pramuka asal SMAN 1 Kendari.

Kegiatan ditutup dengan penampilan tari kolosal oleh SMAN 13 Konawe Selatan yang mengangkat tema ketahanan pangan.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Hani
Editor: UL

Pos terkait