Terkait OTT Sekdis Dikbud Sultra, Damsid : Saya Tidak Terlibat

  • Whatsapp

Kendari, SultraDemoNews- Beberapa hari terakhir ini, Sultra dihebokan dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Sekdis Dikbud Sultra. Bagaimana tidak corong pengelolaan dan pengendalian mutu pendidikan itu harus tercoreng akibat tingkah inisial LD yang harus berurusan dengan hukum akibat tertangkap tangan membawa ratusan juta uang.

Pasca penangkapan tersebut, sontak mengundang reaksi dari berbagai pihak, tak terkecuali gubernur dan wakil gubernur Sultra.

Bacaan Lainnya

Lukman Abunawas misal, mantan sekretaris daerah Sultra ini sempat mengira dan kuat dugaan bahwa kasus yang menyeret Sekdis Dikbud Sultra ini melibatkan beberapa orang diatasnya. Sehingga Wakil Gubernur Sultra ini berharap pihak berwenanh dapat mengusut hingga ke akarnya.

Tidak hanya itu, Kejaksaan berencana bakal memeriksa Kadis Dikbud Sultra, Damsid.

Mendengar hal tersebut, Damsid yang ditemui mengaku sama sekali tidak pernah terlibat dengan pemerasan, termaksud deal-deal proyek.

Ia mengaku, bahwa selama ia menjadi kadis, pihaknya tidak pernah memerintah siapapun untuk melakukan pemerasan.

“Kalau ada perintah mana buktinya, sedangkan mereka diperiksa saja tidak pernah menyebut saya, karena memang saya tidak pernah,”tepisnya, Kamis malam (29/11/2018).

“Dia itu kan KPA, KPA itu sudah kekuasaanya mereka, saya tidak mau urus itu, kecuali saya tidak KPA kan itu lain ceritanya, biarkan saja proses hukum berjalan,” tambahnya.

Dijelaskannya, selama menjabat sekretaris, LD sekaligus menjasi kuasa pengguna anggaran (KPA) yang membuat dirinya lebih leluasa bergerak kepada puluhan kepala SMK yang berusan anggaran DAK.

“Keadaannya sudah ditangani proses hukum. Beri saja aparat hukum dia kaji,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Kejaksaan Tinggi Sultra akan menjadwalkan pemeriksaan Kadis Dikbud Sultra pada pekan depan.

Laporan. Aryani fitriana

  • Whatsapp

Pos terkait