Melalui CSR, VDNI Dukung Pembangunan Desa Tani Indah

  • Whatsapp
Ketgam: Deputy Site Manager PT. VDNI, A Chairillah Widjan

Konawe, Sultrademo.co – Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung Jawab sosial perusahaan merupakan isu strategis yang menjadi perhatian perusahaan di Indonesia. Tak terkecuali PT. Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) Sultra yang bergerak dibidang pemurnian Nickel.

Melalui dialog kerakyatan, yang diinisiasi oleh Kepala Desa Tani Indah, Muh. Juslan dan dihadiri oleh Camat Kapoiala, Sabri, Kapolsek Bondoala, Satria Madangkala,
Deputy Site Manager PT. VDNI A. Chairrillah Widjan mengaku akan mendukung pembangunan Mall Desa serta membantu alat kesehatan Poliklinik Desa (Polindes) Desa Tani Indah yang telah dibangun sebelumnya menggunakan dana desa, hal itu juga sejalan dengan hasil kajian CSR yang dilakukan Universitas Haluoleo beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

Ketgam, tatap muka antara pihak VDNI dan Unsur Pemerintah dan masyarakat desa Tani Indah beberapa waktu lalu.

Menurut Pria karib disapa Nanung, kajian tersebut sangat bersesuaian dengan apa yang diinginkan pihaknya dan masyarakat Desa Tani Indah, yakni mendukung peningkatan dan pengembangan desa menuju sejahterah, serta membangun sinergitas antar pemerintah dan perusahaan.

Ditambahkannya, kehadiran VDNI sebagai perusahaan industri pemurnian nikel tidak hanya sekedar meraup profit tetapi juga berkwajiban untuk menciptakan peluang kesejahteraan bagi masyarakat di sekitar mega industri.

“Secara eksplisit, VDNI konsisten terhadap komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat lingkar tambang, perusahaan sangat mengharapkan dukungan secara totalitas dari setiap lapisan masyarakat dalam percepatan pembangunan agar perusahaan dapat melaksanakan oprasi produksi dengan baik,” katanya, 24/10.

Ditambahkan Bahar selaku Koordinator Humas Kecamatan Kapoila, pihaknya telah melakukakan pemetaan sosial di Kecamatan Kapoila dan tentunya pembangunan Mall Desa yang digagas oleh nasyarakat Tani Indah sudah sangat tepat.

“Sebagai daerah yang dapat menjadi salah satu objek pusat perputaran ekonomi. Sifatnya bottom up, bukan top down lagi. Social Mapping dilakukan sebagai input sebelum pembuatan program CSR,”  tuturnya.

Dilain pihak, Kepala Desa Tani Indah demikian mengharapkan bantuan perusahaan melalui CSR bisa tersalurkan dengan baik seiring dengan perkembangan pembangunan desanya.

“Muda-mudahan bantuan perusahaan nantinya bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat serta sinergitas antara kami dan perusahaan terus terjaga,” harapnya.

Laporan : Jum

Pos terkait