Baubau, Sultrademo.co – Wakil Wali Kota Baubau, Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Kota Layak Anak (KLA) di Aula PO 5 Bappeda Kota Baubau.
Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi kesiapan Kota Baubau dalam mempertahankan predikat KLA tahun 2024 yang dinilai oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Rabu (23/4/2025).
Dalam sambutannya, Hamsinah Bolu menekankan pentingnya Rakor ini sebagai langkah strategis mewujudkan kota inklusif, khususnya ramah bagi anak, perempuan, dan penyandang disabilitas.
“Ini bagian dari visi-misi kami menjadikan Baubau sebagai kota budaya yang cerdas, sejahtera, dan bermartabat. Ramah anak adalah fondasi pengembangan SDM unggul,” ujarnya.
Ia menjelaskan, konsep ramah anak di Baubau harus memperkaya nilai-nilai budaya lokal sebagai pembeda dari daerah lain.
“Kami ingin kota ini tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga menonjolkan identitas budaya Buton. Inovasi berbasis kearifan lokal akan menjadi keunikan kami,” tambahnya.
Hamsinah Bolu juga menyatakan keyakinannya bahwa tim penilai pusat akan mengapresiasi pendekatan berbasis budaya tersebut. Pemerintah kota berkomitmen penuh mendukung persiapan ini agar Baubau meraih nilai optimal dalam penilaian KLA.
Rakor dihadiri oleh perwakilan lintas sektor, antara lain Kepala Bappeda, Dinas DP3A, Dinas Sosial, Dinas Kominfo, Camat, BNN, Bapas, Forum Anak, serta kepala sekolah dan puskesmas terdampak penilaian KLA.
Laporan : Uci Lestari
Editor : UL
 






