Kendari, Sultrademo.co – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PD Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Bahteramas Sulawesi Tenggara dilaksanakan, Senin, 6 Januari 2025, di rumah jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara.
Rapat ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Sukirman, yang mewakili Pj Wali Kota Kendari, Parinringi, serta Sekda Provinsi Sulawesi Tenggara Asrun Lio, yang mewakili Pj Gubernur Sulawesi Tenggara.
Rapat tersebut membahas empat agenda utama yakni,
1.Perubahan status badan hukum: Dari Perseroan Terbatas (PT) menjadi Perseroan Terbatas Daerah (PTD),
2.Perubahan nomenklatur: Dari Bank Perkreditan Rakyat menjadi Bank Perekonomian Rakyat.
3. Penyertaan modal dari tiga BPR.
4. Kepengurusan BPR.
Pada kesempatan ini, Sekda Provinsi, Asrun Lio, mengapresiasi kinerja positif BPR Bahteramas yang telah memberikan kontribusi besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia menekankan bahwa laba BPR yang terus meningkat akan memperkuat perekonomian daerah melalui pembagian deviden kepada pemerintah.
“Kinerja yang baik dari Bank Perekonomian Rakyat, BPR Bahteramas akan menampilkan laba yang nantinya akan kembali kedalam bentuk deviden yang pada akhirnya akan memperkuat PAD kita,” ucap Asrun Lio.
Sementara itu, Perwakilan Direksi BPR Bahteramas, Ahmad, memaparkan bahwa kinerja BPR menunjukkan tren positif dibandingkan tahun 2023:
“Aset: Meningkat dari Rp398 miliar (2023) menjadi Rp501 miliar (2024). Laba bersih: Naik dari Rp13,3 miliar (2023) menjadi Rp17,1 miliar (2024). Penyaluran kredit: Meningkat 23,6%, dari Rp265 miliar (2023) menjadi Rp341 miliar (2024). Jumlah nasabah: Bertambah dari 86 ribu (2023) menjadi 96 ribu (2024), naik 11,63%. Deviden kepada pemerintah: Naik dari Rp6,04 miliar (2023) menjadi Rp9,3 miliar (2024), ” paparnya.
Ahmad menjelaskan bahwa perubahan status badan hukum dan nomenklatur dilakukan untuk memenuhi ketentuan hukum terbaru, serta memperkuat fungsi dan kontribusi BPR dalam mendukung perekonomian daerah.
RUPS LB ini menjadi momen penting dalam transformasi BPR Bahteramas. Dengan kinerja yang terus meningkat, bank ini tidak hanya memperkuat struktur internalnya, tetapi juga semakin berperan sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tenggara.
Laporan : Hani
Editor : UL










