Warga Lalodati Bersihkan Lumpur Pascabanjir, Butuh Bantuan Air Bersih dan Pakaian Kering

Dinas Pemadam Kebakaran berjibaku bersama warga Lalodati membersihkan lumpur pasca banjir. Foto: Arini

Kendari, Sultrademo.co – Warga BTN Griya Citra Lestari, Kelurahan Lalodati, Kecamatan Puuwatu, masih berjibaku membersihkan lumpur sisa banjir yang melanda wilayah mereka pada Senin (27/1/2025).

Selain menghadapi kesulitan dalam pembersihan, warga juga sangat membutuhkan bantuan air bersih, pakaian kering, serta suplai makanan.

Bacaan Lainnya
 

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Selasa (28/1/2025), warga bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari bergotong royong menghilangkan lumpur yang menggenangi rumah-rumah mereka.

Beragam ketebalan lumpur menjadi tantangan tersendiri bagi warga yang harus berusaha keras untuk membersihkannya.

Petugas Damkar dikerahkan untuk menyemprotkan air ke dalam rumah warga guna mempercepat proses pembersihan. Mereka bekerja secara bergantian, membantu rumah demi rumah yang terdampak banjir.

Ketua RT 9, Kelurahan Lalodati, Ilham, mengungkapkan bahwa sekitar 40 kepala keluarga (KK) di lingkungannya terdampak banjir.

Ia menuturkan bahwa bantuan utama yang dibutuhkan saat ini adalah air bersih, karena genangan air masih belum surut sepenuhnya.

“Kami sangat membutuhkan bantuan air bersih, terutama karena wilayah kami berada di daerah rendah sehingga air sulit mengalir keluar,” ujar Ilham.

Selain itu, warga juga berharap adanya bantuan selimut dan makanan, mengingat banyak dari mereka yang kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar setelah banjir melanda.

Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan masih terus berlangsung dengan dukungan dari petugas Damkar dan masyarakat setempat.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Arini Triana Suci Rahmadani
Editor: Muhammad Sulhijah

Pos terkait