Kendari, Sultrademo.co – Sebanyak 162 peserta mengikuti Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) BPS Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2022.
Rakorda Regsosek BPS Sultra tahun 2022 yang digelar disalahsatu hotel di Kendari itu bertujuan untuk menyediakan sistem dan basis data seluruh penduduk yang terdiri atas profit, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan yang terhubung dengan data induk kependudukan serta basis data lainnya hingga sampai ke tingkat desa/kelurahan.
“Karena ini merupakan bagian dari reformasi sistem perlindungan sosial yang dirancang oleh pemerintah pusat sejak tahun 2020 untuk perbaikan pelaksanaan perlindungan sosial di tanah air,” ujar Gubernur Sultra, Ali Mazi saat membawahkan sambutan. Pada Selasa (13/9/2022)
Selain itu, data Regsosek membuka peluang pemanfaatan yang lebih luas, tidak hanya program perlindungan sosial saja. tetapi juga akan mendukung program pemberdayaan ekonomi, penyediaan kebutuhan infrastruktur dasar, pemerataan akses pendidikan dan kesehatan, peningkatan inklusi keuangan, dan program lain untuk mendorong potensi pembangunan di pusat dan daerah.
“Kamipun di Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara selalu siap mendukung kegiatan pendataan yang dilaksanakan BPS di lingkup Provinsi Sulawesi Tenggara,” tutur Ali Mazi.
Dirinya berharap agar dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh kalangan masyarakat maupun aparat di Provinsi Sulawesi Tenggara untuk dapat menyukseskan program program yang dilaksanakan oleh BPS.
“Karena manfaat yang akan diperoleh tentunya akan kembali kepada masyarakat Sultra sendiri,” pungkasnya.
Rakorda tersebut mengusung tema “mencatat untuk membangun negeri satu data program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat.”
Dan narasumber pada kegiatan tersebut diantaranya Kepala Biro Perencanaan BPS RI, M. Nashrul Wajdi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. Sultra M. Ridwan Badallah, dan Kabid Perencana Makro Bappeda Prov. Sultra, Hasrullah.
Laporan : Muh Sulhijah






