291 KPM di Kelurahan Mokoau Terima Bantuan KKS dan Tabungan BPJS Bagi Anak Yatim

Ketgam : Wali Kota memberikan sambutannya sebelum menyerahkan bantuan kepada 291 KPM di Kelurahan Mokoau

Kendari, Sultrademo.co – 291 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) di Kelurahan Mokoau Kecamatan Kambu, Senin, (12/09/22) menerima bantuan berupa kartu keluarga sejahtera (KKS) dan buku tabungan serta BPJS bagi anak yatim piatu.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir serta dihadiri oleh Kadis Kesehatan Kota Kendari, Lurah Mokoau dan Camat Kambu.

Bacaan Lainnya

291 KPM penerima KKS tersebut tersebar di empat kelurahan, yakni; Kelurahan Kambu sebanyak 58 KPM, Kelurahan Lalolara 120 KPM, Kelurahan Mokoau 76 KPM dan Kelurahan Padaleu 37 KPM.

Wali Kota mengungkapkan bantuan yang diterima warga ini merupakan hasil kerja dari banyak pihak.

Dia menyampaikan, dari data yang ada, saat ini sudah hampir 90% sudah tercover.

Sesulit apapun kita alami situasi apapun kita hadapi selama kita masih punya tekad berikhtiar dan usaha insya Allah akan ada gantinya.Tidak selamanya kita terdaftar di Bantuan Pangan Nontunai (BPNT),” ungkapnya.

“Kita berharap mudah-mudahan makin lama ini bisa tercover semua keluarga yang tidak mampu,” tambahnya.

Sementara itu, Kadis Sosial Kota Kendari, Abdul Rauf menyampaikan, untuk tahap awal ini, para penerima hanya menerima kartu keluarga sejahtera dan buku tabungan.

“Kami juga berupaya keras dan Alhamdulilah hari ini bisa terwujud, kami akan memberikan kartu kesehatan atau BPJS bagi anak yatim piatu. Alhamdulilah hari ini juga kita akan berikan kartu, yang baru tercover itu kurang lebih ada 21 orang,” jelasnya.

Dia juga menambahkan, bantuan ini berupa uang untuk membeli keperluan sembako, terutama kebutuhan dasar keluarga seperti beras, telur, minyak goreng dan kebutuhan lain.

Laporan : Hani
Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait