Kendari, Sultrademo.co – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Kendari melantik 33 anggota Panwascam (Panitia Pengawas Kecamatan) dari 11 Kecamatan yang ada di Kota Kendari di salah satu hotel di Kota Kendari.
Pelantikan tersebut turut disaksikan oleh Pj Wali Kota Kendari, Sekretaris Daerah kota Kendari, serta Ketua Bawaslu Provinsi Sultra.
Ketua Bawaslu kota Kendari Sahinuddin SH.MH yang ditemui usai pelantikan anggota Panwascam se Kota Kendari mengatakan ada beberapa penekanan yang harus dijalankan oleh anggota Panwascam yang baru saja dilantik dalam melaksanakan tugas.
“Yang pertama penekanan kami itu adalah soal soliditas karena kepemimpinan di panwascam itu adalah kepemimpinan kolektif, kolegial . Jadi soliditas itu penting karena bagaimana kita mau bekerja kalau misalnya di internal tidak solid. Bagaimana caranya supaya Solid semua pihak harus berpegang teguh pada peraturan,” jelas Sahinuddin, Jumat, (28/10/22).
Selanjutnya, Sahinuddin berharap semua anggota Panwascam bekerja dengan penuh integritas. Tidak tergoda oleh hal-hal apapun. Sebagaimana ia (Sahinuddin) menyebutkan integritas menjadi penekanan kedua bagi anggota Panwascam.
“Penyelenggara Pemilu itu seksi bagi semua pihak tapi jika kita mampu membentingi diri kita dengan integritas maka insya Allah kita akan bisa menyelesaikan tugas kita dengan baik,” imbuhnya.
Namun, menurutnya yang paling utama dalam menjalankan tugas sebagai Panwascam adalah totalitas. Sebab pengawas pemilu tidak hanya soal bagaimana bekerja di atas meja namun dalam menjalankan tahapannya ia (Panwascam) akan mobile di lapangan.
“Kita akan berhadapan dengan berbagai karakter di lapangan maka mentalitas itu menjadi satu aspek penting yang harus diperhatikan oleh panwascam,”
“Selanjutnya soal profesionalisme kita harus bekerja dengan profesional sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tambahnya.
Sementara itu, Pj Wali Kota, Asmawa Tosepu mengatakan sebagai Pemerintah Kota Kendari yang salah satu tugasnya adalah memastikan terselenggaranya Pemilu serentak 2024 di kota Kendari, maka melalui pelantikan pengambilan sumpah janji anggota Panwaslu Kecamatan se Kota Kendari yang baru saja dilantik saya berharap anggota Panwascam memegang kode etik memiliki integritas memiliki independensi dalam melaksanakan pengawasan pemilu yang akan dilaksanakan di kota Kendari.
” Saya berharap agar Panwaslu Kecamatan senantiasa menjalin kerjasama dengan seluruh stakeholder termasuk Pemerintah Kecamatan dalam rangka membangun pengawasan Pemilu partisipatif di wilayah masing-masing agar dapat meminimalkan terjadinya pelanggaran pemilu,” harapnya.
Asmawa menilai keberhasilan pengawas Pemilu bukan diukur dari seberapa banyak jumlah pelanggaran yang telah diproses namun keberhasilan pengawasan Pemilu tentu seberapa efektif kerja-kerja pencegahan dilakukan sehingga pelanggaran Pemilu dapat diminimalkan bahkan Zero pelanggaran Pemilu.
Ia bahkan menegaskan Pemkot Kendari juga berkomitmen menindak secara tegas apabila terdapat oknum ASN yang tidak Netral selama pelaksanaan tahapan pemilihan umum serentak tahun 2024.
“Jika pengawas Pemilu menemukan ada oknum aparatur sipil negara lingkup pemerintah kota Kendari yang tidak Netral segera laporkan kepada pihak kami dan kami akan menindaknya sesuai ketentuan perundang-undangan,” tegasnya.
Laporan : Hani
 






