4 M Untuk Corona

  • Whatsapp

VIRUS Corona makin mengganas saja. Sejumlah daerah masih berstatus: zona merah. Arti sederhananya, virus belum beranjak dan makin cepat sebarannya bergerak di wilayah tersebut.

Bahkan di sejumlah daerah, kepala daerahnya sudah menerbitkan keputusan pemberlakuan jam malam bagi warganya. Kota Depok, kota Bogor, kota Kendari, dan kota Madiun, di antaranya.

Bacaan Lainnya

Lalu mari kita tengoklah data ini. Dibaca saja pelan-pelan.

Sumber pemerintah hingga Kamis (3/9) pukul 12.00 WIB memperlihatkan, ada 3.622 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Penambahan itu menyebabkan total kasus Covid-19 kini mencapai 184.268 orang. Terhitung sejak diumumkannya kasus pertama pada 2 Maret 2020.

Jumlah 3.622 kasus baru Covid-19 merupakan rekor tertinggi penambahan pasien dalam sehari.

Adapun total pasien yang sembuh dari Covid-19 berjumlah 132.055 orang.

Sementara jumlah pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 kini berjumlah: 7.750 orang.

Perlu digarisbawahi, dari jumlah korban meninggal tersebut, 104 orang di antaranya adalah dokter (Kompas, 03/9/2020).

Sementara kematian juga terjadi di kalangan perawat. Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) mencatat sudah ada 66 orang perawat dari seluruh Indonesia yang meninggal dunia setelah terpapar Covid-19 (CNN Indonesia, 02/9/2020).

Jumlah tenaga kesehatan di luar dokter dan perawat yang meninggal, masih butuh verifikasi informasi.

Dalam periode 2-3 September 2020, ada penambahan 134 pasien Covid-19 yang tutup usia.

Jumlah ini merupakan rekor tertinggi pasien Covid-19 meninggal dalam sehari.

Selain kasus positif, pemerintah juga mengungkap bahwa terdapat 84.071 orang yang saat ini berstatus suspek terkait virus corona.

Untuk mengingatkan betapa cepatnya virus corona ini bekerja. Kasus Covid-19 sudah tercatat di semua provinsi di Indonesia. Atau 34 provinsi yang terbentang dari Aceh hingga Papua.

Intinya, tak ada satu pun lagi provinsi yang kini bebas dari Covid-19.

Secara lebih detail, sudah ada 488 kabupaten/kota dari 34 provinsi yang terdampak virus corona.

Jumlah itu melebihi 90 persen dari seluruh wilayah tingkat dua –kabupaten dan kota– yang ada di Indonesia.

Untuk data lebih lanjut dapat diakses oleh publik di Covid19.go.id, yang diperbarui setiap sore.

*Gerakan 4 M*
Mencermati angka-angka di atas. Ditambah sejauh ini dunia medis belum menemukan obat Covid-19. Maka anjuran 4 M masih jadi cara yang efektif untuk mencegah masifnya penularan virus.

4 M itu adalah: (1) memakai masker, (2) mencuci tangan secara rutin, (3) menjaga jarak, dan (4) menghindari kerumunan.

Saya dan kita semua saling terus mengingatkan pentingnya 4 M ini. Jangan kendor.

Bila masih ada yang percaya bahwa Covid-19 ini adalah suatu rekayasa, bukan virus berbahaya dan mematikan, atau hanya produk konspirasi dan seterusnya.

Abaikan.

Ini cara termudah.

Biarkan dia mendengung. Nanti juga diam sendiri. Kalau tak ada yang tanggapi.

Apalagi jika yang bicara itu bukan seorang ahli.

Hanya kebetulan artis, atau orang yang sedang ingin pansos –panjat sosial. Bukan dokter, ahli virus, atau ahli di bidang kesehatan.

Kalau pun ketemu, suruh orang itu. Bila ia benar berani, 90 menit saja dia masuk ke ruang isolasi penderita Covid-19. Jangan minum vitamin dan obat apapun. Tak usah pakai alat pelindung diri.

Cukup 90 menit. Biar dia buktikan sendiri.***

Pos terkait