Konawe, Sultrademo.co – Sebanyak 468 Calon Kepala Desa (Cakades) dari 168 Desa dan 27 Kecamatan dan sebesar 69.625 wajib pilih yang akan mengikuti Pemilihan Kepala Desa secara serentak di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara pada (31/10) mendatang.
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Konawe, Keni Yuga Permana meminta semua pihak agar berkomitmen dalam menyuksukseskan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak.
Hal ini diungkap dalam Deklarasi Damai dan Penandatanganan Fakta Integritas Pilkades Serentak.
“Deklarasi damai dan penandatanganan fakta integritas ini juga sebagai wujud mensukseskan Pilkades serentak di Konawe,” ujar Keni, pada Senin (24/10/2022).
Tujuan dari pelaksanaan deklarasi tersebut, kata Keni agar penyelenggaraan Pilkades serentak di Konawe dapat berjalan lancar, aman, damai, kondusif, dan demokratis.
“Harapannya ada tanggung jawab dan komitmen bersama semua pihak untuk mensukseskan pemilihan kepala desa serentak,” kata Keni.
Komitmen itu melibatkan dari pihak pemerintah, panitia, BPD, dan calon kepala desa.
Di tempat yang sama, Bupati Konawe, Kery Sayful Konggoasa mengungkapkan, deklarasi damai dan penandatanganan fakta integritas pemilihan kepala desa tersebut adalah wujud komitmen bersama mensukseskan Pilkades Serentak Tahun 2022 di Kabupaten Konawe
“Mari kita tingkatkan terus kebersamaan sehingga daerah kita tetap aman dan kondusif,” ungkapnya.
Kata Kery, pilkades adalah pelaksanaan kedaulatan rakyat di desa dalam rangka memilih kepala desa yang bersifat langsung, umum, bebas, rahasia, serta jujur dan adil. Hal tersebut, untuk menghasilkan kepala desa berkualitas, berintegritas serta mempunyai komitmen memajukan desa sesuai harapan masyarakat yang hendak dicapai untuk enam tahun pemerintahan ke depan.
Dirinya berharap kepada panitia pemilihan dalam melaksanakan tugas agar menjunjung tinggi netralitas dan independensi serta senantiasa memegang teguh peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Saya berharap tahapan pemilihan kepala desa serentak berlangsung dengan menjunjung tinggi sportivitas berdemokrasi,” harap Kery.
Laporan: Muh Sulhijah
 






