475 KPM di Kelurahan Gunung Jati Terima Bantuan Pangan

Ketgam : Penyaluran bantuan pangan TA 2024 kota Kendari ole PT. POS Indonesia kel gunung jati

Kendari, Sultrademo.co – Penjabat Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari Ridwansyah Taridala menyerahkan bantuan pangan untuk 475 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kelurahan Gunung Jati, Kecamatan Kendari, Senin {29/10/2024).

Penyerahan bantuan ini juga dihadiri Kepala Bulog Sultra, Kepala PT POS Indonesia KC Utama Kendari, Kepala Dinas Kominfo Kota Kendari, Kepala Bapenda Kota Kendari, Kepala Dinas Sosial Kota Kendari, Camat Kendari dan Lurah Gunung Jati.

Bacaan Lainnya
 

Muhammad Yusup mengatakan, penyaluran bantuan pangan ini untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat.

Selain itu, langkah ini juga merupakan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 Tentang Pangan, bahwa negara berkewajiban untuk mewujudkan ketersediaan pangan, keterjangkauan dan penurunan konsumsi pangan yang cukup aman dan bermutu untuk kepentingan masyarakat Republik Indonesia.

Dikatakannya, penyaluran bantuan pangan ini akan menyasar seluruh Kecamatan di Kota Kendari. Penyaluran bantuan pangan tahun 2024 ini akan diberikan kepada 20.213 KPM di Kota Kendari.

“Total penerima bantuan untuk 9 kelurahan se Kecamatan Kendari sebanyak 2150 KPM dan tentunya setelah ini akan kami salurkan ke seluruh Kota Kendari,” ujar Pj Wali Kota.

Muhammad Yusuf berharap, bantuan pangan ini dapat membantu masyarakat, terlebih dalam mengatasi inflasi. Selain itu, dirinya mengimbau agar masyarakat bijak mengelola bahan pangan dan saat ini mendekati bulan Ramadhan.

“Saya menghimbau kepada masyarakat untuk mulai dari sekarang stop membuang-buang makanan, ini bisa kita mulai dari rumah tangga kita masing-masing, ini juga menjadi salah satu cara mengendalikan inflasi melalui penghematan pangan,” tandasnya.

Laporan : Hani
Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait