Sekolah Penerbangan Pertama di Sultra, Rekrut Siswa Baru

  • Whatsapp

Kendari, ( SultraDemoNews)- Kabar gembira buat masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) yang ingin menempuh pendidikan dibidang penerbangan tidak mesti keluar daerah untuk sekolah, kini sudah ada di Sultra, yakni General Aviation School (GAS) yang terletak di Andounuhu kendari. GAS Yayasan Sultan Pratama Mandiri merupakan sekolah penerbangan pertama yang ada di Sultra saat ini sedang merekrut siswa yang akan mengikuti pelatihan singkat, cepat, dan dapat bekerja langsung untuk lulusan SMA/SMK/DIPLOMA dan S1.

Yayasan yang didirikan sejak tahun 2014 ini, di nahkodai oleh dua orang perempuan sebagai ketua Yayasan Hasmawati, S.Pd dan Pimpinan General Aviation School Dewi Astuti, telah banyak menghasilkan alumni yang sudah bekerja di beberapa penerbangan lokal maupun luar daerah seperti di PT Garuda, Lion Air, Sriwijaya, Batik air bahkan di dunia perbankan.

Bacaan Lainnya

“Sejak didirikan GAS ini sudah menghasilkan alumni kurang lebih 350 orang yang tersebar di beberapa penerbangan bahkan ada yang di Raja Ampat, Papua juga dibeberapa travel yang ada di kota kendari” ungkap Hasmawati

Kata Hasma, sekolah di GAS banyak keunggulanya yang didapatkan seperti, kuliah intensif enam bulan, mata kuliah kompeten, Ijazah terakreditas oleh dinas terkait sehingga tidak perlu diragukan lagi untuk Ijazah bahkan biaya sekolah juga sangat relatif murah ketimbang sekolah diluar daerah.

Penerimaan gelombang pertama GAS sudah merekrut siswa sebanyak 106, saat ini sedang mengikuti pengembangan karakter (orientasi siswa) untuk melanjutkan pelatihan, sedangkan untuk gelombang kedua yang akan dibuka pendaftarannya pada awql mei mendatang dengan jumlah kuota sangat terbatas yakni 60 orang calon siswa. Biaya sekolah hanya dengan Rp. 8 juta rupiah sudah bisa mengikuti seluruh rangkaian sekolah di GAS, meliputi uang pendaftaran, pangkal, ijazah/sertifikat, seragam/Pas bandara dan biaya praktek selama sekolah.

Senada dengan Dewi Astuti Pimpinan GAS, sekolah di General Aviation tidak hanya fokus pada pelatihan semata, tetapi siswa juga dididik bagaimana bersikap baik, sopan dan selalu mengutamakan penampilan yang baik terhadap orang.

“Sekolah disini, siswa diajarkan harus santun dengan siapapun, agar tetap mengutamakan pelayanan ketika mereka sudah bekerja nanti” ujarnya.

Reporter : Hasrul Tamrin

Pos terkait