Kendari, Sultrademo.co – Guna mengantisipasi terjadinya KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari meminta kepada orang tua yang anaknya berusia 6-11 tahun dan baru saja melakukan vaksinasi untuk menjaga dan mengawasi anaknya agar beristirahat yang cukup.
KIPI yang dimaksud dalam hal ini adalah demam, sakit kepala, nyeri otot, nyeri sendi, menggigil, dan mual.
Meski tidak semua anak yang mengikuti vaksin akan mengalami hal demikian, namun Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, drg, Rahminingrum tetap mengingatkan dan meminta para orang tua untuk melakukan pengawasan.
Ia juga menjelaskan langkah yang harus diambil orang tua ketika anaknya mengalami gejala tersebut.
“Langkah efektif yang dapat dilakukan ketika anak mengalami KIPI yaitu membuat anak cukup beristirahat, memberi obat penurun panas jika diperlukan, mengkonsumsi air putih yang cukup, jika nyeri pada bekas suntik usahakan tetap gerakan atau gunakan lengan anak. Apabila diperlukan, sebaiknya kompres dengan air dingin,” terangnya, Selasa, (25/01/22).
Selain itu, wanita berhijab ini juga menghimbau kepada orang tua, jika ada anaknya yang ingin melakukan vaksinasi, orang tua harus memperhatikan pola hidup anak.
Memastikan anak beristirahat dengan cukup, tidak begadang dan tidak melakukan aktifitas berat seperti bermain berlebihan, dan yang utama adalah sarapan sebelum vaksin.
“Jangan lupa juga menginformasikan secara jelas kepada petugas kesehatan terkait kondisi kesehatan anak misalnya terkait riwavat alergi, riwayat pengobatan sebelumnya dan lainnya,” ungkap Rahminingrum.






