Kendari, Sultrademo.co – Mobil penyapu jalan yang baru sebulan diresmikan oleh mantan Wali Kota, Sulkarnain Kadir saat ini dikabarkan mengalami kerusakan.
Mobil dengan harga Rp. 2,6 miliar tersebut mengalami kerusakan karena adanya kesalahan teknis. Hal ini dibenarkan Kepala Bidang Persampahan dan Pengelolaan Limbah B3, Adi Jaya Purnama ketika ditemui di ruangannya.
“Mobil Sweeper itu kendaraan yang serba elektrik. Jadi, dibutuhkan pengemudi yang benar-benar memahami kendaraan tersebut. Jadi misalkan seperti mobil Dump Truck itu, kalau dia kerja hidroliknya kan ada Pto nya nah jadi kalau dia mau mengokang itu mesin harus posisi berhenti. Pto harus di jalan kan baru gas naik nah, jadi sopirnya itu dia kerja lupa istilah kerja ganda ya kan jadi ya eror,” terang Adi pada awak media.
Meski mengalami kerusakan, pihaknya tidak mengeluarkan dana sepeserpun untuk biaya perbaikan kendaraan tersebut.
“Untuk alokasi perbaikannya, saat ini murni masih tanggung jawab pengadaan. Apalagi kan dia punya garansi 18 bulan. Jadi selama 18 bulan itu jika ada kerusakan mereka yang tanggung,” tuturnya.
Adi menjelaskan hingga saat ini kendaraan tersebut masih menunggu alat yang akan dikirimkan dari pihak pengadaan.
” Yang bikin lama sebenarnya alatnya, kan harus yang original nda boleh kita ganti setengah-setengah. Yang bikin lama itu proses pengirimannya,” bebernya.
Ia juga menegaskan bahwa sebelum pengadaan kendaraan, pihaknya telah melakukan peninjauan lokasi apakah kendaraan tersebut layak untuk digunakan di kota Kendari.
“Jadi kerusakan yang ada pada kendaraan tersebut bukan karena infrastruktur kota Kendari tetapi murni karena human eror. Pengemudinya yang salah. Dia lupa,” tegasnya.
Sedangkan untuk alat yang berfungsi sebagai penyapu jalan (ijuknya) memang saat ini sudah mengalami kerusakan namun ia menuturkan hal itu wajar sama halnya seperti sapu yang biasa digunakan dalam rumah tangga.
“Itu namanya ijuknya. Jadi prediksinya satu kali satu bulan itu diganti. Artinya itu salah satu akibat karena gesekan. Dan memang sudah diprediksi dia akan rontok kalau bukan rontok dia akan habis karena terkikis,” tutupnya, Kamis, (27/10/22).
Laporan : Hani
 






