Beredar Kabar Dinkes Sembunyikan Tempat Penyimpanan Alkes, Begini Tanggapan Pj Wali Kota

Ketgam : Asmawa Tosepu saat memberikan tanggapan soal pengadaan alkes RS Antero Hamra

Kendari, Sultrademo.co – Pj Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu menyatakan pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) untuk Rumah Sakit tipe D atau Rumah Sakit Antero Hamra yang berada di jalan Chairil Anwar Kecamatan Puuwatu sudah sesuai prosedur.

Hal ini diungkapkan Asmawa Tosepu kepada awak media saat menanggapi adanya pemberitaan yang beredar yang menyebutkan bahwa Dinas Kesehatan terkesan menyembunyikan tempat penyimpanan alat kesehatan tersebut.

Bacaan Lainnya

Kata Asmawa, Kepala dinas Kesehatan Kota Kendari sudah menyelesaikan RDP (Rapat Dengar Pendapat) dengan DPRD terkait pengadaan alkes tersebut jadi secara teknis pihak Dinkes sudah menyampaikan.

“Saya pikir kadis Kesehatan sudah menyelesaikan RDP dengan DPRD jadi secara teknis mereka sudah menyampaikan ada di Kota Kendari ini jadi Secara tehnis mereka sudah menyampaikan dan di media sudah dijelaskan sudah dibolehkan ada di kota Kendari ini jadi saya lihat tidak ada persoalan lagi,” tutur Asmawa saat ditemui usai membuka pelatihan di salah satu hotel di Kota Kendari, Rabu, (26/10/22).

Sementara itu, sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan drg.Rahminingrum menyatakan untuk lokasi penyimpanan alkes tersebut berada di salah satu gudang yang disiapkan oleh rekanan hanya saja pihak Dinkes enggan untuk menyebutkan.

“Ada gudang yang rekanan siapkan cuman saya tidak bisa sampaikan semuanya untuk kebaikan kita bersama,” kata Rahminingrum, Selasa, (25/10/22).

Rahminingrum menyebutkan sebagian alat sudah ada dan disimpan dalam gudang tersebut. Namun untuk memastikan keamanannya, pihak Pemkot dengan pihak rekanan tadi membuat kesepakatan yang dituangkan dalam surat pernyataan.

“Dalam surat pernyataan bermaterai bahwa rekanan punya kewajiban memindahkan alat dari gudang ke RS kemudian berkewajiban memasang alat tersebut di RS. Setelah terpasang, diuji fungsi, lalu di trainer petugasnya,” ungkapnya.

“Kan kita menerima alat tersebut nanti diuji fungsi dan petugasnya di trainer kalau alat itu rusak kan masih tanggungannya penyedia dengan jaminan surat pernyataan,” tambahnya.

Untuk jumlah alkes tadi, Rahminingrum enggan untuk menyebutkan namun ia memastikan salah satu alat yang saat ini ada di gudang penyimpanan tersebut yakni lampu operasi.

Laporan : Hani

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Editor: UL

Pos terkait