Take a fresh look at your lifestyle.

BI Sultra Musnahkan 340 Lembar Uang Palsu 

Iklan Tanah

Kendari, Sultrademo.co – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Kepolisian Daerah (Polda,) BIN dan Kejasaan Tinggi (Kejati) musnahkan 340 lembar uang palsu, Kamis (6/2/2020) di salah satu hotel di Kota Kendari.

Kepala BI Sultra Suharman Tabrani mengatakan Dari 340 lembar yang dimusnahkan, 81 lembar diantaranya merupakan pecahan 100 ribu emisi 2004, 31 lembar pecahan 100 ribu emisi 2014, 165 lembar pecahan 100 ribu emisi 2016, satu lembar pecahan 50 ribu emisi 1999, 53 lembar pecahan 50 ribu emisi 2005, tujuh lembar pecahan 50 ribu emisi 2016 dan dua lembar pecahan 20 ribu emisi 2004.

“Dari segi temuan dari sisi level nasional maupun daerah khususnya Sultra, adapun uang palsu yang ditemukan merupakan dari perbankan maupun masyarakat yang menemukan adanya peredaran uang yang diperkirakan palsu” Ujarnya.

Ia menyampaikan pihaknya terus berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat agar melaporkan setiap adanya uang yang diperkirakan tidak asli baik ke BI maupun pihak berwajib.

Donasi

“Tentunya hal-hal positif ini yang harus di pertahankan dan dilanjutkan, kalau upaya yang dilakukan adalah sosialisasi dan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap keaslian uang, besaran yang dimusnahkan ini tak mengandung nilai, karena bukan uang, melainkan hanya kertas biasa saja yang tak ada nilainya” Ujarnya.

Di tempat yang sama Kabinda Sultra, Brigjen TNI Aminullah mengungkapkan, bahwa pihaknya berusaha melakukan deteksi dini, guna mengantisipasi peredaran uang palsu di masyarakat.

“Adanya upaya peran serta pemerintah untuk mengedukasi masyarakat, sehingga informasi-informasi adanya peredaran uang palsu dapat segera diketahui” Harapnya.

Wadir Krimsus Polda Sultra, AKBP Ferry W. SIK mengatakan bahwa seluruh uang palsu yang dimusnahkan merupakan temuan BI, sepanjang tahun 2019 lalu.

“Kami sudah melakukan penyelidikan, tidak menemukan adanya indikasi peredaran uang palsu, yang sempat ditangani adalah kasus penggunaan uang palsu untuk bertransaksi, salah satunya berkaitan dengan prostitusi” Ujarnya.

Ilfa

Komentar FB
error: Konten Terproteksi !!

Send this to a friend