BIMBINGAN TEKNIS TERHADAP BURUH PENGOLAHAN LIMBAH IKAN MENJADI KOMODITI PAKAN IKAN DI PPI SODOHOA DAN PEMBUDIDAYA IKAN DI KELURAHAN PETOAHA KECAMATAN NAMBO KOTA KENDARI

Oleh : La onu la Ola,1 Abdul Rahman2, EliyantiMokodompit3, Wa Ode Piliana4

1,4Jurusan Agrobisnis Perikanan,

2Jurusan BudidayaPerikanan,

Bacaan Lainnya
 

3Jurusan Ekonomi Manajemen

Corresponding Author : onulaola@uho.ac.id

RINGKASAN

Analisis situasi Berdasarkan hasil penelitian Onu La Ola dkk, 2021, Judul “Model Pengembangan UMKM MenujuPenciptaan Nilai Tambah Dan Pertumbuan Ekonomi Yang Tinggi Kota Kendari , ditemukan jumlah buruhpengangkut ikan hasil tangkapan 225 Kapal PenangkapIkan di Dermaga PPI Sodohoa  adalah sebanyak 10 orang dan jumlah Limbah Ikan (Ikan Afker) sebanyak 10 kg/Unit Kapal. Jumlah Limbah ikan yang dihasilkan oleh225 Unit Kapal sebanyak 2.250 kg /satu kali sandartersebut adalah merupakan potensi bahan baku komoditipakan ikan Kemudian jumlah buruh pengangkut ikan  di PPI Sodohoa sebanyak 10 orang adalah merupakan calonpembisnis komoditi pakan ikan di Mitra 1. Selanjutnyajumlah pembudidaya ikan di Kelurahan PetoahaKecamatan Nambo Kota Kendari adalah merupakanpangsa pasar komoditi pakan ikan Mitra I. Yang menjadipermasalahan bagi 10 orang calon pembisnis komoditipakan ikan di PPI Sodohoa adalah (1) rendahpengetahuannya dalam pengolahan  Limbah Ikan menjadikomoditi Pakan Ikan, (2) rendah pengetahuannya dalam pembuatan system bisnis perdagangan komoditi pakanikan yang berkelanjutan antara Mitra I sebagai penjualdan Mitra II sebagai pembeli., (3) rendah pengetahuannyadalam proses analisis untuk mendapatkan besaran HPP dan keuntungan setiap kali melakukan transaksi. Solusi yang akan dilakukan oleh Tim Pengabdianmasyarakat adalah menyelenggarakan : (1) bimbinganteknis pengolahan  Limbah Ikan menjadi komoditi PakanIkan; (2) bimbingan teknis pembuatan system bisnisperdagangan komoditi pakan ikan yang berkelanjutan ; (3) bimbingan  teknis analisis  penentuan HPP dan keuntungan terhadap 10 orang pebisnis komoditi pakanikan Mitra I. Tujuan adalah  : (1) meningkatkanpengetahuan pebisnis komoditi pakan ikan tentangpengolahan  Limbah Ikan menjadi komoditi Pakan Ikan; (2) meningkatkan pengetahuan pebisnis komoditi pakanikan tentang pembuatan system bisnis perdagangankomoditi pakan ikan yang berkelanjutan; (3) meningkatkan pengetahuan Mitra I dan Mitra II dalamproses analisis penentuan HPP dan keuntungan bisnis.Metode Pelaksanaan pelatihan adalah Tahap 1 melaksanakan survei dan analisis kebutuhan komoditipakan ikan bagi 5 orang pembudidaya ikan putih dan 2 orang pembudidaya ikan Lele. Tahap 2 adalahmelaksanakan pelatihan pengelolaan Limbah Ikan menjadi Komoditi Pakan Ikan kepada 10 orang pelakubisnis komoditi pakan ikan di Mitra I. Hasil kegiatanPKMI : (1) 10 orang pelaku bisnis Komoditi pakan ikan Mitra 1 adalah meningkat pengetahuannya yang dibuktikan dengan hasil produksi komoditi pakan ikan sebanyak 10 Box setiap kali transaksi dan mampumenentukan Harga Pokok Penjualan Komoditi PakanIkan dan mampu mengetahui besarnya keuntungan yang diperolah setiap kali transaksi jual-beli. (2)  12 orang pelaku budidaya ikan di Mitra II adalah meningkatpengetahuannya yang dibuktikan dengan pertumbuhanIkan yang di Budidayakan  lebih cepat dari  

Sebelumnya. (3) Mitra I dan Mitra II adalah meningkatpengetahuannya yang dibuktikan dengan mampu menghasilkan system bisnis perdagangan komoditipakan ikan sebagai pedoman dalam melakukan transaksijual-beli komoditi pakan ikan antara Mitra I sebagaipenjual dan Mitra II sebagai pembeli. (3) menghasilkantambahan pendapatan Mitra I dan Mitra II sebagai balasjasa melakukan bisnis perdagangan komoditi pakan ikandan sebagai dampak positif dilaksanakannya PKMI di PPI  Sodohoa dan di kelurahan Petoaha KecamatanNambo Kota Kendari.

Kata Kunci : Limbah Ikan,  Komoditi Pakan Ikan, System Perdagangan, Pendapatan

Informasi Artikel : Pengajuan tanggal 20 januari 2023 , Revisi 30 Maret 2023, diterima 6 Maret 2023. How to Cite:  La Onu La Ola, Abdul Rahman, EliyantiMokodompit, WaOde Piliahyana (2023), BimbinganTeknis Pengolahan Limbah Ikan Menjadi KomoditiPakan Ikan Di Kelurahan Sodohoa Dan KelurahanPetoaha Kota Kendari

PENDAHULUAN

Analisis situasi, Berdasarkan hasil penelitian OnuLa Ola dkk, 2021, Judul “Model Pengembangan UMKM Menuju Penciptaan Nilai Tambah Dan PertumbuanEkonomi Yang Tinggi Kota Kendari , ditemukan jumlahburuh pengangkut ikan hasil tangkapan 225 KapalPenangkap Ikan di Dermaga PPI Sodohoa  adalahsebanyak 10 orang dan jumlah Limbah Ikan (Ikan Afker) sebanyak 10 kg/Unit Kapal.   Selanjutnya 225 KapalPerikanan Tangkap yang melakukan bongkar muatan di PPI Sodohoa tersebut adalah bersumber dari : (a) kapalikan dengan alat tangkap jaring purse seine  sebanyak 137 unit Kapal, (b) Kapal  Ikan dengan alat tangkap JaringGilnet sebanyak 28 unit Kapal, (c) Kapal Ikan denganalat tangkap Jaring Pukat sebanyak 12 Unit Kapal,  (d) Kapal ikan dengan alat tangkap Bagang Perahu  sebanyak48 unit Kapal. Potensi Limbah Ikan yang dihasilkan oleh  225 unit kapal ikan tersebut adalah sebanyak 10 kg/unit kapal atau sebanyak   2.250 kg/225 Unit Kapal. Selanjutnya jumlah buruh yang mengangkut ikan ikanhasil tangkapan 225 Unit Kapal tersebut dari DermagaPPI Sodohoa  menuju ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sodohoa adalah sebanyak 10 orang yang merupakanpotensi pengolah Limbah Ikan menjadi komoditi pakanikan atau pelaku bisnis komoditi pakan ikan antara Mitra I sebagai penjual dan Mitra II pelaku budidaya ikan yang jumlahnya 12 orang di Kelurahan Petoaha KecamatanNambo Kota Kendari sebagai pembeli. Yang menjadipermasalahan Mitra I adalah 10 orang calon pembisniskomoditi pakan ikan di PPI Sodohoa adalah (1) rendahpengetahuannya dalam pengolahan  Limbah Ikan menjadikomoditi Pakan Ikan, (2)  rendah pengetahuannya dalam pembuatan system bisnis perdagangan komoditi pakanikan yang berkelanjutan antara Mitra I sebagai penjualdan Mitra II sebagai pembeli., (3) rendah pengetahuannyadalam proses analisis untuk mendapatkan besaran HPP dan keuntungan setiap kali melakukan transaksi. Berdasarkan situasi tersebut diatas , maka Solusi yang akan dilakukan oleh Tim Pengabdian masyarakatadalah menyelenggarakan : (1) bimbingan teknispengolahan  Limbah Ikan menjadi komoditi Pakan Ikan; (2) bimbingan  teknis pembuatan system bisnisperdagangan komoditi pakan ikan yang berkelanjutan ; (3) bimbingan  teknis  proses analisis untuk mendapatkandata besaran HPP komoditi pakan ikan dan keuntungan10 orang pebisnis  komoditi pakan ikan Mitra I. Tujuan adalah  : (1) meningkatkan pengetahuan pebisniskomoditi pakan ikan dibidang pengolahan  Limbah Ikan menjadi komoditi Pakan Ikan; (2) meningkatkanpengetahuan pebisnis komoditi pakan ikan dalampembuatan system bisnis komoditi pakan ikan yang berkelanjutan; (3) meningkatkan pengetahuan dalamproses analisis penentuan Harga Pokok Penjualan (HPP) dan proses analisis untuk mendapatkan besaran data keuntungan bisnis komoditi pakan ikan.  

Metode

Metode Pelaksanaan Pengabdian kepada masyarakatdi bagai dalam 3 tahap yaitu :

Tahap 1. Tim Pengabdian adalah melaksanakan surveikepada 10 orang pebisnis komoditi pakan ikan tentang :(a) Factor Produksi Barang Modal dan Factor ProduksiModal Kerja yang digunakan dalam proses produksipengolahan limba ikan menjadi Komoditi Pakan Ikan;(b). Jumlah  Produksi komoditi pakan ikan dan Harga Jual di pasar Mitra II; Selanjutnya Hasil survei dimaksudadalah disajikan dalam bentuk Tabel 1 berikut.

Tabel 1. Data Hasil Survel Tim Pengabdian tentangFaktor Produksi Barang Modal dan Modal KerjaYang Digunakan dalam proses produksi LimbahIkan Menjadi Komoditi Pakan Ikan pada tanggal 2 Oktober 2022.  

FaktorProduksi

Keterangan Objek

Vol.

Satuan

Harga /unit (Rp)

Total Harga Beli (Po)

UmurEkonomi (tahun)

Barang Modal

1

Gerobak

5

Unit

100.000

500.000

2

2

BOX ikan

5

Unit

100.000

500.000

2

Modal Kerja

1

Es

30

Balok

3000

90.000

2

Upah Pungut Limbah Ikan/Box

5

Box

20.000

100.000

3

Jasa Koordinator

5

Box

10.000

50.000

Jumlah Produksi Komoditi Pakan Ikan

5

Box

250.000

1.250.000

Sumber : Anggota Mitra I

Secara Umum pelaksanaan survei, tentang : Factor Produksi Barang Modal dan Factor Produksi Modal Kerjayang digunakan dalam proses produksi pengolahan limbaikan menjadi Komoditi Pakan Ikan dan   pelaksanaanpelatihan pengolahan limbah ikan menjadi komoditipakan ikan  kepada 10 orang pebisnis komoditi pakanikan Mitra I adalah ditunjukkan oleh gambar 1

Gambar 1

Tahap 2  Tim Pengabdian adalah melaksanakan pelatihanpengelolaan Limbah Ikan menjadi Komoditi Pakan Ikan kepada 10 orang pelaku bisnis komoditi pakan ikan di Mitra I. Hasilnya Mitra I mampu menghasilkan komoditipakan ikan sebanyak 5 Box/hari/1 kali transaksi.

Secara Umum pelaksanaan pelatihan pengelolaan LimbahIkan menjadi Komoditi Pakan Ikan kepada 10 orang pelaku bisnis komoditi pakan ikan di Mitra I  tersebutditunjukkan oleh gambar 2 dan Gambar 3 berikut.

Gambar 2                                                                     Gambar 3

Tahap 3. Tim Pengabdian adalah melaksanakanpembimbingan kepada 12 orang pembudidaya ikan di kelurahan Petoaha Kecamatan Nambo Kota Kendari yang bertempat di rumah kediaman coordinator Mitra II dengancara bertahap :   Tahap 1 melakukan survei untukmendapatkan  : (a) data besaran kebutuhan komoditipakan ikan yang diminta oleh Mitra II  setiap kali transaksi , (b) data harga komoditi pakan ikan yang diinginkan oleh Mitra II, (c) data system bisnis komoditipakan ikan yang diinginkan oleh Mitra II. (d) data factor produksi barang modal dan modal kerja yang digunakandalam proses produksi budidaya ikan. (e) data hasilproduksi dan harga jual di pasar local kota Kendari.

Secara Umum pelaksanaan pembimbingan kepada 12 orang pembudidaya ikan di kelurahan Petoaha KecamatanNambo Kota Kendari yang bertempat di rumah kediamancoordinator Mitra II tersebut dapat dilihat pada Gambar 4berikut.

Gambar 4. Proses pelaksanaan survei, bimbingan dan  pelatihan terhadap subjek Sasaran 12 Orang Pembudidaya ikan di kelurahan Petoaha Kec. Nambo Kota Kendari pada tgl. 30 September 2022.

Selanjutnya Hasil survei dimaksud adalah disajikandalam bentuk Tabel 2 berikut.

Tabel 2. Data Hasil Survel Tim Pengabdian  tentangFaktor Produksi Barang Modal dan Modal KerjaYang Digunakan dalam proses produksi BudidayaIkan di kelurahan Petoaha Kecamatan Nambo Kota Kendari pada tanggal 2 Oktober 2022.  

FaktorProduksi

Keterangan Objek

Vol.

Satuan

Harga /unit (Rp)

Total Harga Beli (Po)

UmurEkonomi (tahun)

Barang Modal

1

Jaring

17

Kg

75.000

1.275.000

3

2

Kayu Balok

20

Batang

80.000

1.600.000

3

3

Paku

2

Kg

50.000

100.000

3

4

Tali

50

m

50.000

2.500.000

3

5

Jangkar

4

Unit

200.000

8.00.000

5

6

Sampan

1

Unit

2.000.000

2.000.000

5

Modal Kerja

1

Bibit

3000

Ekor

3000

9.000.000

2

Pakan

90

Box

250.000

22.500.000

3

Gaji/Upah

1

Orang

500.000

6.000.000

Jumlah Produksi Komoditi Pakan Ikan

1.250

kg

60.000

75.000.000

Sumber : Anggota Mitra II

Metode Analisis Data :

1. Metode Analisis Data Untuk mendapatkan informasibesaran Harga Pokok Penjualan adalah menggunakan

HPP = TC/Q

Rumus :                                                 ……………………………………..(1)

Dimana :

HPP = Harga Pokok Penjualan

TC = Total Cos

Q    = Jumlah Box komoditi Pakan Ikan

2. Metode Analisis Data untuk mendapatkan informasi besaran Total Cost adalah menggunakan

TC = TFC + TVC

Rumus :                                                                  ……………………… (2)

Dimana :

TC = Total Cost.

TFC = Total Fixed Cost

TVC = Total Variable Cost.

3. Metode Analisis Data untuk mendapatkan informasibesaran Total Fixed Cost atau Total Penyusutan BarangModal adalah menggunakan Rumus :

TFC = Pt/F

Rumus :                                          …………………………… (3)

Dimana :

TFC = Total Penyusutan Barang Modal

Pt = Nilai Barang Modal Pada Tahun t

F    = jumlah Frekuensi penggunaan barang modal selama umur ekonomi.

4. Analisis Data untuk mendapatkan informasi besaran Ptadalah menggunakan

Pt = Po (1+i)t

 

Rumus :                                                …………………………… (4)

Dimana :

Pt = Nilai Barang Modal Pada Tahun t

Po = Nilai Barang Modal Pada Tahun 0

i    = tingkat bunga bebas inflasi

t    = Umur Ekonomi Barang Modal.

5. Analisis Data untuk mendapatkan informasi besaranPenerimaan (TR)  adalah menggunakan

TR = P*Q

Rumus :                                                   ………………………………… (4)

Dimana :

TR       =   Total Revenue.

P          =   Harga

Q         =   Quantity (Jumlah Box Komoditi Pakan Ikan)

6. Analisis Data untuk mendapatkan informasi besaran Keuntungan  adalah menggunakan

π = TR –  TC

Rumus :                                                                  ….…………………… (3)

Dimana :

π       =   Keuntungan.

TR    =  Total Revenue

TC    = Total  Cost.

Hasil dan Pembahasan .

1. Proses Analisis Data Hasil Survel  tentang FaktorProduksi Barang Modal dan Modal Kerja yang digunakan dalam proses produksi Limbah Ikan Menjadi Komoditi Pakan Ikan dengan menggunakanRumus 1, Rumus 2, Rumus 3, Rumus 4, Rumus 5, Rumus 6 dan disajikan dalam Tabel adalah digabungdalam bentuk Tabel Analisis sebagai berikut.  

Berdasarkan Data Hasil Survel Tim Pengabdian tentang Faktor Produksi Barang Modal dan Modal Kerja Yang Digunakan dalam proses produksi LimbahIkan Menjadi Komoditi Pakan Ikan yang disajikanpada Tabel 1 Tersebut di atas adalah diproses melaluiTabel 3 berikut.

Tabel 3. Proses Analisis Besaran penyusutan barangmodal (TFC), besaran Variabel Cost, Besaran Total Cost, Besaran Total Penerimaan, Besaran HPP, Besaran Keuntungan Bisnis Komoditi Pakan Ikan Mitra I PPI Sodohoa pada tahun 2022

FaktorProduksi

Vol.

Satuan

Harga

(Rp)

Nilai Po

Umur Ek

(t)

(1+i)t

Pt=P0(1+i)t

Fu.ek

Penyusutan

(Rp)

1

2

3

4

5

6

7=

8=(5)*(7)

9

10

BarangModal

1. Gerobak

5

Unit

100.000

500.000

2

1,254

627.200

360

1.742

2. Box

5

Unit

100.000

500.000

2

1,254

627.200

360

1.742

TFC

3.484

Modal Kerja

Es

30

Balok

3000

90.000

Upah Pungut

5

Box

10.000

50.000

Jasa Koor-dinator

5

Box

10.000

50.000

TVC

190.000

TC

193.484

Q

5

Box

Harga Jual Rp 250.000/Box

TR = Q*P

1.250.000

HPP = TC/Q = Rp. 38.697/Box

Laba = TR-TC = 1.250.000 – 193.484

1.056.516

Penjelasan :

     1 = konstan

     i  =Tingkat Bungan Bebas Inflasi = 12 % = 0,12

    t  =Umur Ekonomi Barang Modal = 2 tahun = 2

     Isi kolom 7 = (1+i)t = (1+12)2 = (1,12)2 = 1,254

     Isi Kolom 9 =  360 adalah bersumber dari : dalam 1 bulan jumlah transaksi komoditi pakan ikan = 15kali.

     Jadi kalua 2 tahun, maka Fu.ek = 15 x 12 x 2 = 360

Berdasarkan Hasil Analisis pada Tabel 3, maka ditemukan besaran  Harga Pokok Penjualan ( HPP)komoditi pakan Ikan adalah sebesar Rp. 38.697/Box, dan besaran keuntungan setiap kali transaksi adalah sebesarRp. 1.056.516

2. Proses Analisis Data Hasil Survel  Tim Pengabdianterhadap pengusaha budidaya ikan putih di KelurahanPetoaha Kecamatan Nambo Kota Kendari yang dianalisis pada Tabel 4 berikut.

Tabel 4. Proses Analisis Besaran penyusutan barangmodal (TFC),  besaran Variabel Cost (TVC) , dan Total Cost,  Total Penerimaan, HPP, dan Keuntunganyang diperoleh 12 pengusaha budidaya ikan putihpada tahun 2022:

FaktorProduksi

Vol.

Satuan

Harga

(Rp)

Nilai Po

U.

Ek

(t)

(1+i)t

Pt=P0(1+i)t

Fu.ek

Penyusutan

(Rp)

1

2

3

4

5

6

7=

8=(5)*(7)

9

10

BarangModal

Jaring

17

kg

72.000

1.224.000

3

1,404928

1.719.632

3

573.211

Kayu Balok

16

btg

80.000

1.280.000

3

1,404928

1.798.308

3

599.436

Paku

2

kg

50.000

100.000

3

1,404928

140.493

3

46.831

Tali

50

m

40.000

2.000.000

3

1,404928

2.809.856

3

936.619

Jangkar

4

Unit

200.000

800.000

5

1,76234168

1.409.873

5

281.975

Sampan

1

Unit

2.000.000

2.000.000

5

1,76234168

3.524.683

5

704.937

TFC

2.156.096

Modal Kerja

Bibit

2280

Ekor

3000

6.840.000

Pakan

90

Box

250.000

22.500.000

Gaji/Upah

1

orang

3.000.000

3.000.000

TVC

32.340.000

TC

34.496.096

Q

1.125

kg

Harga Jual Rp 60.000/kg

TR = Q*P

67.500.000

HPP = TC/Q = Rp. 30.663/kg

Laba = TR-TC = 67.500.000 – 34.496.096

33.003.904

Penjelasan :

     1 = konstan

     i  =Tingkat Bungan Bebas Inflasi = 12 % = 0,12

     t  =Umur Ekonomi Barang Modal = 3 tahun = 3

     Isi kolom 7  = (1+i)t = (1+12)3 = (1,12)3 = 1,404928

     Isi Kolom 9 =  3 adalah bersumber dari : dalam 1 tahun  jumlah panen ikan = 1 kali.

     Jadi kalau 3 tahun, maka  Fu.ek = 1 x 1 x 3 = 3

Berdasarkan Hasil Analisis pada Tabel 4, maka ditemukan Hasil kegiatan PKMI terhadap besaran  Harga Pokok Penjualan HPP komoditi Ikan Putih adalah  sebesarRp30.663/kg, dan besaran keuntungan setiap kali transaksi adalah sebesar Rp. 33.003.904

Hasil kegiatan PKMI :

1. Kegiatan PKMI terhadap Mitra I atau 10 orang pelaku bisnis Komoditi pakan ikan Mitra 1 di PPI Sodohoa adalah (a) mampu meningkatkanpengetahuann dibidang produksi komoditi pakanikan sebesar 5 Box/hari atau 125 kg/hari. Dan mampu menciptakan keuntungan sebesar Rp. 1.056.516/hari.

2. Kegiatan PKMI terhadap 12 orang pelaku bisnisbudidaya ikan Putih di kelurahan Petoaha KecamatanNambo Kota Kendari adalah  mampu menciptakankeuntungan sebesar Rp. 33.003.904/ kali panen..

Daftar Pustaka.

1. Onu La Ola dkk. 2021, Model Pengembangan UMKM Menuju penciptaan nilai tambah dan pertumbuhan ekonomiyang tinggi kota Kendari, Bappeda Kota Kendari.
2. Onu La Ola, dkk. 2015. Kajian Pembangunan Usaha Perikanan Dibeberapa Kawasan pengembangan perikanandan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi kotaKendari, Bappeda Kota Kendari.
3. Onu La Ola, 2017. Ekonomi Produksi Perikanan Jilid 1, ANDI YOGYAKARTA.
4. Prathama Rahardja, dkk. 1999, Teori Ekonomi Mikro SuatuPengantar Edisi Kedua, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Jakarta.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait