BNNP Sultra Gagalkan Penyelundupan 5 Kilogram Sabu Melalui Pelabuhan Feri Bajoe-Kolaka

  • Whatsapp

Kendari, (SultraDemoNews) – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara berhasil menggagalkan pengiriman narkotika melalui pelabuhan Very Bajoe-Kolaka.

Kepala BNNP Sultra, Brigjen Pol Bambang Priambadha mengungkapkan temuannya berupa narkotika golongan I jenis Sabu dengan berat brutto sebanyak 5.099,65 Gram atau 5 Kilogram, pada hari Sabtu 19 Januari 2019, sekitar pukul 10.00 Wita.

Bacaan Lainnya

BNNP juga turut mengamankan tersangka berinisial MA (51) warga Kampung Maccini Ayo, Desa Palakang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan. Dirinya berhasil diamankan di Warung Cotto Makassar, jalan poros Kendari-Kolaka.

“Kami melakukan penyelidikan di pelabuhan Feri Kolaka, pada saat itu petugas BNNP mencurigai penumpang yang turun dari kapal very dengan Membaw tas ransel lalu naik ke mobil angkutan umum menuju kendari,” ungkap Brigjen Pol Bambang Priambadha.

Dari hasil pengungkapan kami bisa menyelamatkan generasi muda kurang lebih 25.000 orang terhindar dari bahaya narkoba.

Sebenarnya penangkapan tersebut bermula dari informasi masyarakat bahwa akan ada pengiriman narkotika jenis shabu dari Makassar ke Kendari melalui pelabuhan Feri Bajoe-Kolaka.

Pada saat penggerebekan petugas berhasil mengamankan tersangka dengan bearang bukti berupa satu buah tas ransel yang berisi lima bungkus besar narkotika jenis shabu, satu paket kecil narkotika jenis shabu di dalam kantong celana dan dua buah handphone (Hp).

“Tersangka mengaku atas suruhan seseorang yang berinisial HG untuk diserahkan kepada seorang yang berinisial Y di Kendari dan tersangka sudah kedua kalinya membawa narkotika jenis shabu dengan diberi upah sebesar Rp 20 juta” tambahnya.

Tersangka disangkakan Pasal 114 ayat (2) sub Pasal 112 (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman Pidana Mati, Pidana Penjara Seumur Hidup atau Pidana penjara paling singkat 6 tahun serta paling lama 20 Tahun. Senin 21/01/19

Laporan : Aryani fitriana

Pos terkait