Buka Musrenbang TA 2021 Tingkat Kecamatan, Bapedda Kota Kendari Prioritaskan Daerah Rawan Banjir

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kendari, resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan, untuk Tahun Anggaran (TA) 2021, di Aula Kantor Kecamatan Baruga. (Senin,10/2/2020).

Hal ini menandakan akan dimulainya pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan di 11 Kecamatan se-Kota Kendari hingga pekan kedepan.

Bacaan Lainnya

Saat ini, Kecamatan Baruga menjadi prioritas musrembang tahun ini, lantaran permasalahan banjir yang sering menggenangi jalan D.I Panjaitan Kelurahan Wundudopi menjadi salah satu usulan yang didesak penuntasannya oleh masyarakat Kecamatan Baruga.

Kepala Bappeda, Ridwansyah Taridala mengatakan, dalam musrenbang kecamatan ini dipilih kegiatan pembangunan prioritas
yang telah di hasilkan dalam musyawarah tingkat Kelurahan.

“Seperti di Kecamatan Baruga ini, yang berkembang dalam musyawarah ini adalah penanganan banjir di Kelurahan Wundudopi, yang diharapkan bisa diselesaikan secara simultan,” Katanya.

“Jadi itu dulu yang menjadi fokus kita untuk penangannya, sambil kita inventarisir kegiatan lainnya yang bisa ditangani melalui dana kelurahan,” tambahnya.

Pada proses musyawarah ini, kata dia, diharapkan masing-masing kelurahan mengajukan 3 kegiatan pembangunan prioritas baik fisik maupun nonfisik, untuk selanjutnya dibawa ke musrenbang tingkat Kota Kendari, mengingat keterbatasan penganggaran pembangunan pemerintah saat ini.

“Kami berharap dalam pengusulan pembangunan di Kelurahan maupun Kecamatan, hendaknya yang diutamakan murni kebutuhan masyarakat bukan daftar keinginan, agar proses Musrenbang bisa lebih efisien dan hasilnya bisa tepat sasaran,” harapnya.

Ditempat yang sama, anggota DPRD Kota Kendari, Jabar Al-Jufri yang juga hadir dalam musyawarah tersebut mengaku akan mengupayakan dan berkoordinasi kepada pemerintah agar pembuatan drainase di wilayah itu terealisasi secepatnya.

“Diprogram kerja selanjutnya kita akan mengawal aspirasi masyarakat agar drainase bisa segera terbangun supaya bisa menghapus banjir tersebut atau paling tidak meminimalisir, kita target 2021 insha Allah tuntas,” jelasnya.

Selain banjir, beberapa usulan juga diungkap peserta musyawarah, diantaranya permintaan dukungan kegiatan majelis taklim dan pembangunan sekretariat forum anak di Kecamatan Baruga.

Laporan : Hani

Editor : Ang

Pos terkait