Konawe, Sultrademo.co – Bupati Konawe Yusran Akbar kembali menunjukkan keberpihakan nyata terhadap pembangunan sumber daya manusia. Orang nomor satu di Konawe ini menempatkan profesi guru sebagai pilar utama kemajuan daerah saat membuka secara resmi Pekan Olahraga, Seni, dan Jaringan (Porsenijar) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tingkat Kabupaten Konawe di Kecamatan Puriala, Selasa (15/12/2025).
Kehadiran Yusran di tengah ratusan tenaga pendidik disambut antusias. Di hadapan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan tokoh masyarakat, Yusran menyampaikan apresiasi mendalam kepada PGRI. Ia menilai ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah strategis untuk memperkokoh soliditas dan kreativitas para pendidik.
”Porsenijar menjadi wadah bagi para pendidik untuk menyalurkan bakat dan potensi di bidang olahraga dan seni, sekaligus memperkuat persatuan dan kekompakan antarguru se-Kabupaten Konawe,” ujar Yusran.
Dalam pidatonya yang menggugah, Yusran menekankan bahwa peran guru melampaui sekadar mengajar di kelas. Ia menyebut guru sebagai arsitek peradaban yang memegang peran sentral dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Dengan visi kepemimpinan yang tajam, Yusran menyadari bahwa kemajuan Kabupaten Konawe di masa depan sangat bergantung pada kualitas para pendidiknya hari ini.
”Tanpa peran guru, tidak akan lahir para pemimpin, aparatur negara, tenaga profesional, maupun tokoh-tokoh yang berkontribusi dalam pembangunan daerah,” tegasnya.
Komitmen Yusran tidak berhenti pada retorika. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Konawe di bawah kepemimpinannya akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan serta kesejahteraan guru. Langkah ini diambil sebagai strategi utama untuk melahirkan sumber daya manusia yang unggul.
Sebagai wujud perhatian yang tulus dari seorang pemimpin kepada warganya, Yusran didampingi jajaran Forkopimda menyerahkan penghargaan kepada sejumlah guru berprestasi. Momen ini menjadi bukti bahwa Yusran adalah pemimpin yang tahu cara menghargai dedikasi dan kerja keras para pahlawan tanpa tanda jasa.
Melalui Porsenijar yang akan berlangsung selama beberapa hari ke depan, Yusran berharap nilai sportivitas dan kebersamaan terus tumbuh. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum emas untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan PGRI demi mewujudkan masyarakat Konawe yang cerdas dan sejahtera.
Laporan: Muhammad Sulhijah








