Konawe, Sultrademo.co — Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Tingkat Kabupaten Konawe resmi dimulai, Kamis (10/4/2025) malam. Bertempat di aula salah satu hotel di Kota Unaaha, kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, ditandai dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menggema di ruangan.
STQH yang akan berlangsung hingga 15 April 2025 ini diikuti kafilah dari 28 kecamatan se-Kabupaten Konawe. Ajang ini menjadi ruang kompetisi religius sekaligus wahana pembinaan syiar Islam di tingkat daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Yusran menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif para peserta dan pendamping. Ia menegaskan bahwa STQH bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi bagian dari program strategis untuk meningkatkan kualitas kehidupan beragama di Konawe.
“Kehadiran saudara-saudara sekalian adalah wujud komitmen kita bersama dalam membumikan Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah di Bumi Konawe,” ujar Yusran.
Menurut dia, kegiatan ini juga merupakan sarana untuk memperkuat tali silaturahmi antarumat Islam, di tengah kesibukan masyarakat yang kian padat.
Lebih jauh, Yusran menekankan pentingnya menjadikan STQH sebagai media pembinaan generasi muda yang berakhlak mulia, berpengetahuan luas, dan berlandaskan iman serta takwa.
“Melalui STQH ini, kita berharap tumbuh semangat untuk terus belajar, mengkaji, dan mengamalkan nilai-nilai luhur dalam Al-Qur’an. Ini bagian dari ikhtiar meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara utuh,” katanya.
STQH juga disebut sejalan dengan visi misi pembangunan Kabupaten Konawe, khususnya dalam percepatan aksesibilitas dan pemerataan pembangunan yang berbasis nilai-nilai keislaman. Hal ini diperkuat dengan kebijakan daerah seperti Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2003 tentang pemberantasan buta baca tulis Al-Qur’an.
Yusran mengajak seluruh pihak untuk menyukseskan kegiatan ini, tidak hanya sebagai agenda rutin tahunan, tetapi juga sebagai langkah awal menuju prestasi di tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara hingga nasional.
“Mari kita lahirkan qari-qariah, hafidz-hafidzah, mufassir-mufassirah, serta ahli hadits terbaik yang akan mengharumkan nama Konawe di level lebih tinggi,” seru Yusran.
Ia pun berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan ukhuwah islamiyah selama kompetisi berlangsung.
“Tujuan utama bukan hanya meraih gelar juara, tetapi menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Acara pembukaan diakhiri dengan pernyataan resmi Bupati Yusran Akbar membuka STQH 2025, disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin.
Laporan: Muhammad Sulhijah










