Muna Barat, Sultrademo.co – Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Muna Barat (Mubar), DR. Bahri dan kepala Unit Pengelola Bandara (UPB) Sugimanuru Mubar berkunjung ke kantor pusat maskapai Lion Air di Jakarta, Rabu, (2/8/2023).
Diterima langsung oleh Manajer Area Indonesia Barat, Helmi, Pj Bupati menyampaikan inisiasi dukungan konektivitas transportasi udara dan permintaan rute penerbangan bandara Sugimanuru ke bandara Haluoleo, Kendari.
Tak hanya itu, kunjungan tersebut juga dalam rangka mengkoordinasikan dukungan konektivitas pelayanan Angkutan Udara Wings Air dengan Rute Makasar Muna Barat pulang pergi (PP).
Mengarah berdasarkan arahan Kemendagri, pemerintah daerah diminta melakukan langkah-langkah agar ikut serta dalam menstabilkan harga tiket, memberikan subsidi kepada penyedia jasa transportasi angkutan, serta mempromosikan atau memasarkan rute-rute penerbangan yang ada di wilayahnya.
“Pemda diminta menerbitkan surat edaran agar mendukung dan mendorong partisipasi semua komponen masyarakat untuk menggunakan transportasi udara serta meminta forkopimda, pemda dan swasta berkomitmen untuk melaksanakan perjalanan dinas, bisnis, wisata dan usaha lainnya dengan mengutamakan penggunaan transportasi udara,” terang Bahri
Bahri mengaku, terdapat surat Plt. Dirjen Perhubungan Udara atas nama Menteri Perhubungan kepada para Gubernur dan para Bupati/Wali Kota Nomor AU.001/1/1 PHB 2022 tanggal 11 Agustus 22 dalam hal dukungan konektivitas transportasi udara.
Berdasarkan isi surat, Plt. Direjen Perhubungan Udara itu berharap agar adanya dukungan pemda untuk turut berperan aktif dalam menjaga keberlangsungan operasional penerbangan dengan memastikan tingkat keterisian penumpang, pemberian insentif, subsidi, dan atau bentuk lainnya yang dilakukan sesuai dengan mekanimen dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga konektivitas antar wilayah tetap dapat terjaga.
“Permintaan rute baru ini melihat dari tingginya arus mobilitas penumpang kapal cepat pagi, sore dan malam yang begitu padat,” katanya.
“Ditambah kapal ferry Tampo-Torobulu berlayar tiga kali sehari serta kapal-kapal tradisional lainnya,” sambungnya.
Sementara itu, Helmi menjelaskan bahwa kondisi pelayanan bandara UPB Sugimanuru saat ini terdapat maskapai penerbangan Wings Air group Lion Air yang melayani rute Makasar-Muna Barat- Makasar yang jadwalnya 3 (tiga) kali seminggu saat ini menjadi hanya 1 (satu) kali seminggu, ini diakibatkan tidak adanya kepastian penumpang oleh maskapai Wings Air dan penumpang menunggu kepastian penerbangan dari Wings Air.
Maskapai penerbangan melakukan efisiensi dan lebih selektif dengan menghentikan operasi hari yang disebabkan tingkat keterisian penumpang dan beban operasional yang tinggi. Selanjutnya, untuk kepastian penerbangan maskapai wings air membutuhkan jaminan block seat dengan harga kekinian pasca naiknya avtur yang mendekati TBA dengan satu rangkaian penerbangan dari Makasar-Muna Barat-Kendari-Muna Barat-Makasar dengan jaminan seat 50 setiap penerbangan.
Sehingga dalam koordinasi dimaksud, Pemda Muna Barat mengusulkan kepada maskapai lion Air yaitu pertama, model pembiayaan ada 2 model, model non stimulus/insentif yaitu forkopimda dan semua stakeholder berkomitmen melaksanakan perjalanan dengan menggunakan transportasi udara serta model stimulus/insentif dengan pemda memberikan subsidi biaya operasi pesawat (BOP) dengan menjamin sejumlah tertentu tempat duduk yang terjual (block seat).
Selanjutnya, menentukan jumlah seat minimum (BEP Prop: 100 LF) untuk setiap trip/sektor, menentukan jaminan seat pada trip tunggal (one way/satu arah) atau trip gabungan (pulang/pergi), menyepakati besaran tarif yang akan digunakan sebagai harga satuan subsidi, menyepakati jumlah frekuensi penerbangan, menyepakati besaran jaminan deposit dan besaran top up (tambahan jaminan deposit), melakukan rekonsiliasi data manifest terhadap data aktual passanger board.
Terkait pembahasan dan penjelasan rapat terus, maka menyepakati bahwa lion air akan menghitung kembali metode simulasi perhitungan penerbangan dan akan menghubungi pemda untuk kembali rapat bersama setelah tanggal 17 Agustus 2023 dengan pihak lion air akan menghubungan PIC dinas Perhubungan Kab. Muna Barat.
“Paralel Pemda Muna Barat bersama Ka. UPB Sugimanuru akan menginisiasi rapat bersama 3 (tiga) Pemda pengguna bandara Sugimanuru yaitu Kab. Muna, Kab. Muna Barat, Kab. Buton Tengah termasuk Kab Buton Utara untuk mengkoordinasikan kebijakan dukungan konektivitas transportasi udara,” imbusnya.
Penulis : Tamzil
 






