Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota Kendari menggelar Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkot Kendari di Lapangan Upacara Balaikota Kendari, Senin (6/7/2026). Apel dipimpin Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kendari, Muhamad Saiful, ST., M.M.
Dalam arahannya, Muhamad Saiful menegaskan percepatan realisasi kegiatan fisik menjadi prioritas utama pemerintah daerah memasuki semester kedua tahun anggaran 2026. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis diminta memanfaatkan kondisi cuaca yang mulai memasuki musim kemarau untuk mengakselerasi pekerjaan di lapangan.
Selain percepatan pembangunan fisik, Pemkot Kendari juga menyoroti pentingnya kedisiplinan administrasi keuangan di seluruh OPD. Kepala Bappeda mengingatkan agar tidak ada lagi keterlambatan penyerahan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Fungsional yang dapat menghambat proses pencairan anggaran.
“Kami ingatkan paling lambat tanggal 10 bulan berjalan, laporan SPJ Fungsional sudah harus diserahkan ke BKAD. Jangan sampai ada keterlambatan yang berimplikasi pada terhambatnya proses pencairan. Kewajiban administrasi ini harus dipenuhi terlebih dahulu secara tepat waktu,” tegasnya.
Di bidang perencanaan, Pemkot Kendari saat ini tengah fokus menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Setelah mengikuti agenda fasilitasi bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara pekan lalu, seluruh OPD dan camat diinstruksikan segera merampungkan penginputan data ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
Muhamad Saiful menjelaskan, koordinasi intensif terus dilakukan guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal. Menurutnya, proses penginputan SIPD menjadi penting karena masuk dalam indikator penilaian Monitoring Center for Prevention (MCP) Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Meskipun sebagian tim baru kembali dari tugas luar daerah, kami tetap aktif melaksanakan rapat koordinasi secara daring bersama pihak pemerintah provinsi maupun OPD. Langkah ini dilakukan demi mengawal proses penginputan SIPD secara optimal sebelum sistem dikunci,” ujarnya.
Secara paralel, Pemkot Kendari juga mulai mempersiapkan tahapan RKPD Perubahan menuju Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2026 yang dijadwalkan dimulai pada pertengahan Juli.
Untuk itu, seluruh kepala OPD dan camat diminta segera menyusun agenda prioritas dan usulan anggaran perubahan di instansi masing-masing agar proses pembahasan berjalan tepat waktu.
Menutup arahannya, Kepala Bappeda kembali menekankan pentingnya konsistensi pelaksanaan kerja bakti rutin setiap Selasa dan Jumat. Kegiatan tersebut diharapkan tetap berjalan optimal serta dilaporkan secara berkala kepada pimpinan daerah.
 






