Cegah Penularan Klaster Baru, Pemkot Perketat Penjagaan pada 4 Titik

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Sejak Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mengeluarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Kendari nomor : 003.2/5851/2020 tentang regulasi libur nataru dimasa pandemi, beberapa titik di Kota Kendari yang dianggap menjadi pusat keramaian bakal mendapat penjagaan ketat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpo PP) setempat.

Terkait hal tersebut, Sekretaris Kota (Sekot) Kendari Hj Nahwa Umar mengungkapkan, empat titik yang bakal mendapat penjagaan ketat Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 adalah Jembatan Teluk Kendari (JTK), Kendari Beach, Pelataran Tugu Religi dan Jembatan Kuning Bungkutoko.

Bacaan Lainnya

Alasannya, keempat titik tersebut adalah tujuan utama warga metro maupun luar kota Kendari yang ingin merayakan malam pergantian tahun baru.

“Tapi kami sarankan bagi warga yang ingin libur nataru sebaiknya dirumah saja mengingat saat ini masih pandemi covid-19. Tidak usah kumpul-kumpul yang menyebabkan kerumunan,” kata Nahwa Umar.(Selasa,29/12/2020).

Nahwa menjelaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan Satgas Penanganan Covid-19 untuk melakukan penjagaan yang ketat empat titik dimaksud, termasuk menginstrusikan menggelar operasi yustisi pada malam pergantian tahun nanti.

“Tim Satgas yang terdiri dari unsur TNI/Polri, Satpol-PP (Satuan Polisi Pamong Praja), BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), Dinkes (Dinas Kesehatan) dan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) saya sudah minta untuk bersiap menggelar operasi yustisi. Operasi prokes. Jadi masyarakat wajib pakai masker, mencuci tangan dan jaga jarak serta tidak berkerumun,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Tim Operasi Yustisi Satgas Penanganan Covid-19 Kota Kendari, AKP Yusuf Muluk mengaku akan menurunkan sekira 112 personil. Masing-masing titik akan dijaga sekira 28 personil.

“Nanti kita gelar operasi yustisi secara mobile. Setiap satu jam petugas akan bergantian menggelar operasi. Jadi masyarakat tak luput dari pantuan.Khusus Jembatan Teluk Kendari, masyarakat tidak diperkenankan menggelar perayaan tahun baru disana. Jembatan hanya diperuntukkan untuk lintasan kendaraan. Orang maupun pedagan dilarang berada diatas jembatan. Petugas kami berjaga diujung dan tengah jembatan,” tegasnya.

Di tempat terpisah Wali Kota Kendari, H Sulkarnain Kadir mengimbau warga agar menikmati libur nataru dirumah masing-masing. Dia khawatir, kerumunan libur nataru jadi klaster baru penularan covid-19.

Dia pun telah menerbitkan SE Wali Kota Kendari nomor : 003.2/5851/2020 tentang regulasi libur nataru dimasa pandemi. Dimana salah satu poinya menyebutkan bagi setiap orang, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggungjawab tempat fasilitas umum/tempat hiburan yang melaksanakan aktivitas selama nataru untuk mematuhi protokol kesehatan (Prokes) seperti menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (Physical Distancing).

“Intinya tidak berkerumun dan membatasi diri dari aktifitas ditempat umum dan keramaian. Kalau bisa liburan dirumah saja,” pungkasnya.

Laporan : Hani
Editor : AK

  • Whatsapp

Pos terkait