KONAWE SELATAN, Sultrademo.co – Mahasiswa Jurnalistik Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari Angkatan 2021 kelas Ganjil, Kelompok Tiga pada mata kuliah Komunikasi Pembangunan yang di ampu oleh dosen Dr.M.Najib Husain sukses menggelar kegiatan kampanye sosial menolak politik uang di Desa Lawoila Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan.
Kegiatan yang menargetkan pemilih pemula sebagai sasarannya ini di hadiri oleh kepala desa, BPD, aparat desa dan pemilih pemula yaitu siswa-siswi SMA yang akan memilih di tahun 2024 mendatang pada, Rabu (28/12/2022) pukul 15.45 WITA.
Dr. M. Najib Husain menjelaskan pemilihan Desa Lawoila sebagai target dari kegiatan kampanye ini karena di Desa Lawoila di ketahui tidak menggunakan praktik politik uang pada pemilihan, sebagai contoh pada pemilihan kepala desa tahun 2022. Hal ini diungkapkan Mujib, yang sukses menduduki jabatan Kepala Desa Lawoila tanpa menggunakan praktik politik uang untuk mendapatkan suara masyarakat.
Ia juga mengungkapkan kegiatan kampanye sosial ini bertujuan agar Desa Lawoila tetap mempertahankan prinsip desa mereka untuk tidak melakukan praktik politik uang.
“Mahasiswa jurnalistik UHO tidak hanya membahas mengenai politik uang akan tetapi mereka juga membahas dampak dari pada politik uang itu sendiri serta menawarkan beberapa solusi yakni pembuatan berita kepada target (pemilih pemula) dengan tujuan memperlihatkan kepada masyarakat lain atau bahkan dunia bahwa Desa Lawoila tidak melakukan praktik politik uang dalam melakukan pesta demokrasi, dan juga menawarkan pemilihan E-Voting untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecurangan” terangnya.
Dr. M. Najib Husain yang turut mengikuti kegiatan ini juga tertarik untuk mengembangkan kerjasama dengan Desa Lawoila sebagai desa binaan Jurusan Politik FISIP UHO.
Ia juga menyinggung tentang pemilih rasional, dimana seseorang yang memilih harusnya melihat visi misi dan tujuannya untuk membangun sebuah daerah itu, bukan dari berapa uang yang akan dia terima.
“Pemberi suap dan penerima suap itu posisinya sama-sama salah,” pungkasnya.






