Unaaha, Sultrademo.co- Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Kabupaten Konawe menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten (Muskorkab) ke VIII, Senin (9/12/2019).

Muskorkab itu dalam rangka memilih pengurus yang baru. Alhasil, Cici Ita Restianty terpilih secara aklamasi dan sekaligus menjadi srikandi pertama yang memimpin organisasi olahraga terbesar di Konawe tersebut.

sultrademo

langkah ini pun dianggap sejalan dengan jejak karir Jetua KONI Sultra yang juga seorang Srikandi ,yakni Agista Ariani, istri Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi.

Saat memaparkan visi misi, Cici menyebut akan menjaring, membina, dan mengembankan prestasi olahraga di Kabupaten Konawe secara terarah terencana serta terpadu.

Untuk menyukseskan visi tersebut, terdapat 12 strategi yang tertuang dalam misinya.

Pertama membuat perencanaan pola pemberdayaan olahraga. Kedua, menetapkan cabang olahraga (cabor) yang berprestasi untuk menjadi skala prioritas. Ketiga, meningkatkan kualitas atlet berprestasi. Keempat, menjalin kerjasama dengan dunia usaha dan dunia industri dalam pelaksanaan kegiatan olahraga.

Kelima menyelenggarakan multi event tingkat nasional dan regional. Keenam mengkoordinasikan pelaksanaan pemusatan latihan olahraga prestasi. Kedelapan melakukan supervisi evaluasi, monitoring dan pelaporan, serta pengendalian pemberdayaan olahraga.

Sembilan yakni mengaplikasikan iptek olahraga dalam rangka pencapaian olahraga prestasi. Sepuluh, menjalin kerjasama dalam bidang olahraga prestasi dengan KONI pusat. Sebelas, menyusun laporan perkembangan dan berbagai permasalahan tentang pemberdayaan olahraga prestasi kepada pemerintah Kabupaten Konawe dan Provinsi. Terakhir peningkatan kuantitas dan kualitas fasilitas olahraga.

Baca Juga :  Lakukan Penambangan Ilegal, Pergam Sultra Duga PT. Wanagon Tak Kantongi IPPKH

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Konawe itu juga menerangkan ,keberadaanya di KONI bukan mendompleng nama wakil bupati sebagai suaminya akan tetapi atas keinginan sendiri.

“Saya merasa mampu, walaupun seorang perempuan tapi kita harus tunjukan kalau kita bisa, lagi pula ketua KONI Sultra juga saat ini dipimpin oleh seorang perempuan dalam hal ini ibu Agista,” terang Cici.

Perempuan yang menjabat kepala BP2RD Konawe itu optimis bisa berkolaborasi dengan baik bersama KONI Sultra, mengingat telah ada ikatan emosional yang baim antara dirinya dan ketua KONI provinsi .

“Saya dan ibu agista itu sama- sama di PKK juga, jadi sudah ada ikatan dan komunikasi yang terjalin selama ini,” pungkas istri Wakil Bupati Konawe itu.

Sementara itu, sekertaris KONI Sultra, Tahir Kimi yang hadir dalam kegiatan itu mengingatkan, pengurus KONI Konawe berhati-hati dalam urusan administrasi yang berhubungan dengan keuangan, menurutnya KONI adalah salah satu organisasi yang mengurusi dana hibah baik dari daerah maupun pusat.

“Karena dana hibah, kita akan jadi sorotan makanya kita mengurus organisasi ini tanpa masalah,” pesannya.

Laporan : Jumardin
Editor : AK

Komentar