Diduga tidak Netral, 7 ASN Wakatobi Diproses Bawaslu

  • Whatsapp

Wakatobi, Sultrademo.co – Sebanyak tujuh orang Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara diproses Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan direkomendasikan ke Komisi Aparatur Negara (KASN) Republik Indonesia.

Januria. SH, selaku Koordinator Devisi (Koordiv) Hukum, Pencegahan dan Penindakan (HPP) Bawaslu Wakatobi, mengatakan, tujuh ASN dimaksud diproses karena diduga melanggar berdasarkan temuan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dibeberapa Kecamatan.

Bacaan Lainnya

“Panwascam yang melakukan temuan antara lain, panwascam Kecamatan Wangi-Wangi sebanyak 1, Wangi – Wangi Selatan 1 ASN, Tomia 1 , Binongko 1 orang dan yang terbanyak Tomia Timur dengan 3 temuan ASN yang melanggar, rata rata didominasi oleh tenaga pengajar atau guru, keseluruhan temuan pelanggaran berasal dari Media Sosial Facebook, dengan berkomentar politik, dan meng like status politik,” terangnya. Rabu 5/2.

Kata dia, larangan ASN dalam berpolitik sesuai dalam UU Nomor 5 Tahun 2014, PP Nomor 53 Tahun 2010, PP 42 Tahun 2004 serta Surat KASN Nomor : B-2900/KASN/11/2017 tanggal 10 November 2017 perihal Pengawasan Netralitas Pegawai ASN, dan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Nomor: B/71/M.SM.00.00/2017. Undang – Undang No 10 tahun 2016

Berkaitan dengan dugaan pelanggaran ASN itu, Bawaslu, lanjut dia hanya sebatas mengkaji dan merekomendasikan ke KASN karena yang berhak memberikan sanksi adalah melalui Pejabat Pembina Kepegawaian dalam hal ini Bupati.

Pihaknya berharap semua ASN di Wakatobi mematuhi Undang Undang ASN dan Surat Himbauan Bupati Wakatobi tentang Larangan ASN Lingkup Pemda Wakatobi untuk tidak terlibat politik praktis, karena selain sanksi administrasi, sanksi pidana juga menanti didepan mata.

“Saya bangga pada Panwascam Pilkada Wakatobi 2020 ini, karena sigap dalam menemukan dan menangani pelanggaran dan tidak pandang bulu, kami tidak salah meloloskan mereka,”tutupnya.

Laporan : MI
Editor : Adin

Pos terkait