Dukung Keterbukaan Informasi, Rektor UHO Tawarkan Kerjasama FGD Blueprint KI Sultra

Kendari, Sultrademo.co – Keterbukaan informasi publik sudah menjadi keniscayaan dalam tata kelola pemerintahan yang baik.

Untuk itu, eksistensi Komisi Informasi Publik (KIP) perlu dukungan penuh dari pemerintah daerah, baik regulasi maupun fasilitas dan anggaran.

Bacaan Lainnya
 

Untuk mengukur kualitas keterbukaan informasi, Komisi Informasi (KI) Pusat RI melakukan survey Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) secara nasional.

Terkait pelaksaan survey IKIP di Sultra, Tim kelompok kerja (Pokja) IKIP menemui Rektor Univertas Haluoleo, (UHO) Prof. Dr. Muhammad Zamrun Firihu, S.Si M.Si M.Sc sebagai salah satu informan ahli.

“Pak Zamrun mendukung penuh pelaksanaan survey IKIP bahkan mengaku sudah membaca kuisioner IKIP yang diterimanya,” kata Ketua Komisi Informasi Publik (KIP) Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Hatta didampingi anggota Pokja IKIP, Arafat, Hidayatullah, Husnawati dan Darussalam, Senin (22/3/21).

Sebagai bentuk dukungan terhadap keterbukaan informasi publik, Pak Zamrun menawarkan kerjasama dengan KIP untuk menggelar FGD (Focus group discussion) di Kampus UHO.

Melaui FGD itu akan dirumuskan blueprint (cetakbiru) sehingga sehingga bisa diketahui arah dan tujuannya.

Dengan adanya blueprint, setiap kegiatan memiliki kesesuaian dengan tuntutan, tantangan dan kebutuhan.

Dalam merumuskan blueprint KIP Sultra diharapkan juga adanya dukungan dan kerja sama dengan Pemda Sultra dalam mendorong peningkatan kualitas keterbukaan informasi publik.

Menurut Andi Hatta, dukungan dan political will Gubernur Sultra terhadap KIP dan PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) diharapkan ke depan bisa mendongkrak posisi Pemda Sultra menjadi informatif, minimal mencapai kategori cukup informatif.

“Hasil monitoring dan evaluasi KI Pusat RI tahun 2020, Pemda Sultra masuk kategori tidak informatif,” ungkapnya.

Selain merumuskan blueprint, lanjut Andi Hatta, Rektor UHO juga berharap dari FGD survey IKIP dan FGD keterbukaan informasi di kampus, hasilnya nanti bisa dicetak dalam bentuk buku.

“Menurut Pak Zamrun, melalui FGD di kampus dan penerbitan buku tentang keterbukaan informasi, gaungnya akan lebih besar,” kata Andi Hatta.

Tim Pokja IKIP dan komisioner KIP Sultra sangat berterima kasih atas ajakan kerjasama Rektor UHO tersebut.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan Pak Zamrun dalam menggaungkan dan meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik di Sultra” ujar Andi Hatta.

Selama ini, menurut Andi Hatta, setiap tahun pihaknya selalu mengajukan rancangan anggaran program kerja, khususnya dibidang sosialisasi, edukasi dan advokasi keterbukaan informasi namun tidak pernah terealisasi.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait