Konawe, Sultrademo.co – Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, menghadiri Pengajian Akbar “Ahad Wage” yang digelar Jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU) di Desa Morosi, Kecamatan Morosi, Minggu (28/12/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Syamsul menekankan pentingnya peran jamaah NU dalam menjaga stabilitas dan harmoni sosial di Kabupaten Konawe.
Kehadiran orang nomor dua di Konawe ini disambut ribuan jamaah yang telah memadati lokasi sejak pagi hari. Syamsul menilai, konsistensi NU dalam menggelar pengajian rutin merupakan fondasi penting bagi pembangunan karakter masyarakat.
Dalam sambutannya, Syamsul Ibrahim memberikan apresiasi tinggi kepada Jam’iyah NU yang terus menghidupkan tradisi dakwah inklusif. Ia menganggap organisasi ini sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.
“Semoga Nahdlatul Ulama terus menjadi teladan bagi umat Islam di Kabupaten Konawe, khususnya dalam menjaga persatuan, moderasi beragama, dan nilai kebangsaan,” ujar Syamsul Ibrahim di hadapan ribuan jamaah.
Ia menambahkan bahwa di tengah dinamika sosial yang ada, pesan-pesan dakwah yang menyejukkan sangat dibutuhkan untuk memastikan daerah tetap kondusif.
Syamsul Ibrahim tidak hadir sendirian. Ia tampak didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Wakil Ketua DPRD Konawe Nuryadin T, Ketua PC NU Konawe KH. Malik, dan Kepala Kantor Kemenag Konawe Hasrun Taleo.
Kehadiran jajaran pejabat ini, menurut Syamsul, merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap kegiatan keagamaan yang berdampak positif pada penguatan akhlak masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi istimewa karena merupakan bagian dari rangkaian menyambut peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama pada tahun 2026. Syamsul berharap momentum ini menjadi refleksi bagi seluruh warga Nahdliyin di Konawe untuk terus berkontribusi bagi kemajuan daerah.
“Semoga Nahdlatul Ulama terus menjadi teladan bagi umat Islam di Konawe, terutama dalam menjaga persatuan, moderasi beragama, dan nilai-nilai kebangsaan,” ujar Syamsul.
Senada dengan Wakil Bupati, Kepala Kantor Kemenag Konawe, H. Hasrun Taleo, menyatakan bahwa pengajian ini adalah upaya kolektif untuk memperkuat landasan spiritual dan konsolidasi komunitas menjelang usia satu abad organisasi tersebut.
Acara yang berlangsung tertib dengan pengamanan TNI-Polri ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan seluruh warga Kabupaten Konawe.
Laporan: Muhammad Sulhijah








