Ini Dia Titik Nol Kilometer, Pusat Kota Kendari Masa Silam

Kendari, Sultrademo.co– Sebelum mengalami kemerdekaan, Kota Kendari telah melalui beberapa zaman yang berbeda-beda yakni Zaman Kerajaan, Zaman Kolonial / hindia belanda, dan zaman Pendudukan Jepang.

Di zaman pemerintahan Kolonial Belanda terdapat sebuah peninggalan bersejarah yang saat ini masih dapat dijumpai dan lihat secara langsung keberadaannya. Bukti sejarah itu dinamakan Titik Nol kilometer atau biasa disebut Titik Nol.

Bacaan Lainnya
 

Titik nol tersebut berada di daerah Kota Lama, Kelurahan Kandai.
Titik nol dibuat oleh bangsa kolonial pada masa itu sebagai penanda kota kolonial.

Fungsi titik nol itu sendiri sebagai penanda kawasan atau kota, sebagai pengukur jarak satu tempat misalnya jarak antara titik nol menuju daerah Mandonga, dan juga berfungsi sebagai penanda aktifitas dari kota kolonial pada masanya.

Nol kilometer ini juga sangat berfungsi bagi masyarakat Kota Kendari di masa lalu yakni sebagai tempat pemutaran kendaraan yang melintas.

Dan untuk diketahui, pada zaman dulu di Kota Kendari ini, jumlah kendaraan yang beroprasi hanya ada 5 kendaraan saja. 4 kendaraan digunakan untuk operasional masyarakat umum, sedangkan 1 nya dikhususkan untuk keluarga pegawai di masa itu.

Adapun kendaraan pertama yang ada di kota Kendari dikenal dengan istilah Hati Nurani Rakyat (Hanura) .

Penulis : Hani

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait