Instruksi Tegas Gubernur Andi Sumangerukka: Utamakan Kepentingan Rakyat, Hindari Kesan Hura-Hura

Ketgam : Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka. Foto: istimewa

Kendari, Sultrademo.co – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada seluruh bupati dan wali kota se-Sultra untuk menindaklanjuti arahan Menteri Dalam Negeri dalam menyikapi situasi terkini di tanah air. Edaran bernomor 100.1.1/8018 Tahun 2025 tersebut diteken pada 29 Agustus 2025 di Kendari.

Dalam edaran itu, Gubernur menekankan pentingnya langkah antisipatif dan terukur guna menjaga stabilitas daerah. Pemerintah daerah diminta lebih berpihak pada kepentingan masyarakat, menjaga ketertiban, serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan baik.

Bacaan Lainnya
 

“Langkah-langkah strategis harus diambil dengan tetap mengedepankan ketenangan, komunikasi yang santun, dan keberpihakan pada rakyat,” demikian tertulis dalam surat edaran tersebut.

Edaran itu memuat delapan poin utama, di antaranya:
1. Menunda kegiatan yang bersifat pemborosan dan memastikan setiap kegiatan berjalan sederhana.
2. Menghindari pernyataan provokatif dan menggunakan bahasa yang santun serta berempati.
3. Menggencarkan program pro-rakyat seperti gerakan pasar murah, pembagian sembako, hingga penyaluran bantuan sosial.
4. Memperkuat komunikasi dengan tokoh agama, pemuda, akademisi, dan masyarakat untuk memperbanyak kegiatan doa bersama.
5. Menunda sementara kunjungan ke luar negeri guna menjaga kesan sederhana dan fokus pada keamanan daerah.
6. Mengoptimalkan peran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam membaca situasi serta berdialog terbuka dengan masyarakat.
7. Mengambil langkah menenangkan publik secara berkesinambungan.
8. Melaksanakan gerakan proaktif untuk mencegah potensi konflik.

Edaran tersebut juga menegaskan bahwa kepala daerah memiliki tanggung jawab menjaga suasana tetap kondusif.

“Keamanan daerah tidak boleh terganggu oleh kegiatan yang menimbulkan kesan hura-hura,” tegas Gubernur.

Dengan adanya instruksi ini, pemerintah daerah diharapkan lebih dekat dengan rakyat, responsif terhadap dinamika sosial, serta sigap mencegah potensi konflik agar pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan dengan baik di Sulawesi Tenggara.

Laporan: Arini Triana Suci R

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait