Muna, Sultrademo.co –Satuan polisi lalulintas (Satlantas) Polres Muna bersama pihak Jasa Raharja menyambangi rumah duka korban kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) di jalan poros Raha-Kambara tepatnya di hutan waranga yang menewaskan pasangan suami istri asal Desa Mabodo, Kecamatan Kontunaga, Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Kamis 19 Januari 2022.
Kapolres Muna AKBP Mulkaifin, S.I.K melalui Kasat Lantas Polres Muna IPTU Yusran Yoyo, S.I.P mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan agar dapat meringankan beban psikologis keluarga korban yang sangat terpukul. Betapa tidak, peristiwa naas yang merenggut nyawa LT dan Istirinya inisial WOM membuat banyak masyarakat muna berduka.
“Ya benar, kami lakukan pendampingan terhadap pihak jasaraharja di rumah duka korban Lakalantas kemarin (18/1) serta memberikan himbauan kepada para pihak keluarga untuk lebih mawas diri ketika hendak berkendara,” kata Kasat Lantas Polres Muna, Yusran Yoyo saat dikonfirmasi wartawan.
Adapun himbauan yang diberikan, kata dia, pertama meminta mengigatkan para orang tua agar tidak memberi atau mengizinkan anak-anaknya yang masih dibawah umur mengendarai sepeda motor. “Kemudian bagi pengendara sepeda motor agar selalu tertib dalam berlalulintas utamanya menggunakan helm standar pada saat berkendara,” tutur Yoyo.
Pada kesempatan itu, Yoyo juga memberi tips kepada warga agar terhindar dari kecelakaan. Adapun tipsnya, kata dia, warga harus berdo’a sebelum keluar rumah dang mengemudikan kendaraan. “Jangan mengemudikan kendaraan yg tidak dilengkapi lampu utama seperti lampu weser, lampu rem, kaca spion, rem depan dan rem belakang,” jelasnya.
Selanjutnya, warga tidak boleh mengemudikan kendaraan dalam keadaan mabuk dan lelah, apalagi sampai nekat ugal-ugalan dengan kecepatan tinggi karena sangat berbahaya bagi kita. “Perlambat laju kendaraan anda jika akan melewati persimpangan jalan dan saat kondisi jalan basah karena hujan serta selalu patuhi dan tertib terhadap aturan berlalu lintas di jalan raya,” papar perwira dua balak ini.
Pantauan media ini, warga terlihat sumringah menyambut kedatangan pihak kepolisian dan jasaraharja di rumah duka. “Kami merasa bangga dan bersyukur atas kunjungan mereka, in syaa Allah pesan-pesan yang disampaikan akan selalu kami ingat dan tanamkan. Terimakasih pak polisi, biarlah musibah ini menjadi pelajaran untuk kita. Jujur kita tersentuh karena baru kali ini saya lihat polisi datang langsung memberi penguatan kepada warga yang berduka,” ujar salah seorang keluarga korban.
Laporan: Pitra








