Jelang Idul Adha, 17 Ekor Sapi Siap Dikurbankan di Kantor Balai Kota Kendari

Ketgam : Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu

Kendari, Sultrademo.co – Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu menyatakan hingga saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari telah mengumpulkan 17 ekor sapi yang akan dikurbankan dalam pelaksanaan hari raya Idul Adha tahun 2023 yang jatuh pada tanggal 29 mendatang.

“Sampai saat ini sudah terkumpul 17 ekor sapi yang merupakan hewan kurban dari pegawai lingkup Pemerintah Kota Kendari dan akan didistribusikan pada hari H di balai kota ini,” ungkap Asmawa Tosepu, Kamis, (15/06/23).

Bacaan Lainnya

Dikatakannya, hewan kurban yang ada saat ini dikumpulkan melalui panitia kurban yang telah di bentuk oleh Pemkot Kendari dengan diketuai oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan kota Kendari, Hasria bekerjasama dengan Panitia Hari Besar Islam (PHBI).

Untuk lokasi pemotongan hewan kurban tersebut, bakal dilakukan di dua lokasi yakni di pelataran lapangan upacara kantor Balai Kota Kendari serta di rumah pemotongan hewan (RPH).

“Untuk lokasi pemotongan sebagian ada di lapangan balai kota sebagian kita potong di rumah potong hewan,” ungkapnya.

Asmawa juga menyebutkan bahwa pihak Pemkot tidak memiliki target terkait hewan qurban yang akan di kurbankan nantinya, sebab pihak Pemkot memberikan kesempatan kepada semua pegawai lingkup Pemkot yang hendak melaksanakan kurban tahun ini.

“Kalau mau berkurban disalurkan melalui panitia yang telah dibentuk oleh pemerintah kota Kendari,” katanya.

Ia (Asmawa) optimis jumlah hewan qurban ini akan terus bertambah seiring berjalannya waktu dari jumlah yang ada saat ini.

Untuk diketahui, Pemkot Kendari juga bakal melaksanakan sholat Idul Adha di lapangan upacara kantor balai kota Kendari dengan khotib ketua dewan masjid Indonesia provinsi Sulawesi Tenggara, Dr. H. Lukman Abunawas, S.H., M.Si.

Laporan : Hani
Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait