Konawe, Sultrademo.co – Kabupaten Konawe resmi terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan kompetisi Liga 4 zona Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2026.
Keputusan ini tertuang dalam surat resmi Asprov PSSI Sultra nomor 102/Pssi-sultra/I–2026 yang ditujukan kepada Bupati Konawe.
Penunjukan ini merupakan bagian dari upaya PSSI untuk menggairahkan atmosfer sepak bola di Bumi Anoa. Berdasarkan jadwal, kompetisi kasta keempat ini akan memulai sepak mula (kick-off) pada 24 Januari 2026.
Asprov PSSI Sultra telah menetapkan dua lokasi utama di Kabupaten Konawe untuk menggelar pertandingan, yakni Lapangan Lambuya dan Lapangan Uepai
Ketua Asprov PSSI Sultra, Prof. DR. Muh. Zamrun Firihu, menyatakan bahwa penunjukan Konawe adalah bentuk kepercayaan federasi terhadap daerah dalam memajukan kualitas sepak bola lokal.
”PSSI Sulawesi Tenggara memberikan kesempatan kepada Kabupaten Konawe untuk menjadi tuan rumah. Untuk hal teknis persiapan lapangan dan lainnya, diharapkan dapat berkomunikasi dengan Ketua Komite Wasit dan Pengawas Pertandingan,” ujar Prof. Zamrun dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/1/2026).
Penyelenggaraan di Konawe ini merupakan rangkaian dari putaran provinsi yang sudah bergulir sejak November 2025 dan direncanakan tuntas pada Maret 2026.
Tim-tim terbaik dari zona ini nantinya akan memperebutkan tiket menuju putaran nasional yang dijadwalkan berlangsung pada April hingga Mei 2026.
Sebagai tuan rumah, pihak penyelenggara setempat akan bertanggung jawab penuh atas seluruh biaya operasional dan teknis yang timbul selama kegiatan berlangsung.
Kompetisi Liga 4 Sultra 2026 diikuti oleh 15 klub yang dibagi ke dalam dua wilayah, yakni Zona Daratan (Sultra I) dan Zona Kepulauan (Sultra II). Berikut rinciannya:
Zona Daratan (Sultra I) – 9 Tim:
- Unaaha FC (Konawe)
- Erpa FC (Konawe)
- MZF UHO (Kendari)
- Tiger Sultra (Kendari)
- Amesiu United (Konawe)
- PS Gevira (Kendari)
- Phoenix FC (Kolaka)
- Padangguni (Konawe)
- Kijang Pantai (Konawe Selatan)
Zona Kepulauan (Sultra II) – 6 Tim:
- PS Gula Mastar (Buton Tengah)
- Satria Wakumoro (Muna Barat)
- Buteng United (Buton Tengah)
- PS Buton Sakti (Buton)
- Parisi Raya (Muna)
- PSM Wolio (Baubau)
Dengan bergulirnya kompetisi ini, diharapkan muncul bibit-bibit pemain muda berbakat dari Sulawesi Tenggara yang mampu menembus panggung sepak bola nasional di masa depan.
Laporan: Muhammad Sulhijah








