Kader PDIP Asal Sultra Titip Agar Ganjar Pranowo Perkuat Kawasan Aspal Buton

Ketgam : Ketua Direktorat Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan, La Ode Ota

Kendari, Sultrademo.co – Rencana agenda deklarasi Bakal Calon Presiden (Bacapres), Ganjar Pranowo di Sulawesi Tenggara menjadi perhatian kader PDI Perjuangan khususnya yang berasal dari Sulawesi Tenggara.

Ketua Direktorat Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan, La Ode Ota menitipkan momentum kedatangan Ganjar Pranowo di Bumi Anoa agar memperkuat gagasan aspal alam Buton sebagai alternatif efisiensi APBN.

Bacaan Lainnya

“Kehadiran mas Ganjar di Sultra, tolong perkuat gagasan aspal alam Buton sebagai alternatif efisiensi APBN. Sekaligus pemberdayaan potensi lokal sebagai perwujudan point 2 Tri Sakti Bung Karno yaitu mandiri secara ekonomi,” ujarnya kepada sultrademo.co, Selasa (1/8/2023).

Ia menitip agar konsep itu dimasukan Ganjar Pranowo kedalam visi dan misinya sebagai Calon Presiden RI Periode 2024-2029.

“Presentase pemakaian aspal Buton selama ini kecil sekali di bawah angka 5 persen total kebutuhan aspal untuk infrastruktur nasional,” jelasnya.

Hal itu dikarenakan, kata Ota tidak adanya payung hukum nasional (KEPPRES) dari Presiden untuk di jadikan rujukan saat RAPBN.

Sehingga masih selalu kalah dan lebih murah dengan aspal minyak Singapore. Padahal menurutnya itu hanyalah politik mafia bisnis, yang sejak orde baru di kuasai oligarki.

“Sebagi contoh group bisnis Jusuf Kalla, sebagai pengusaha aspal minyak di Indonesia,” katanya.

Ia menegaskan sudah saatnya Ganjar Pranowo sebagai bakal calon Presiden berpihak kepada aspal buton.

“Sehingga, kalo di pihaki oleh Presiden dengan mengeluarkan kebijakan nasional, secara otomatis Sultra akan mendapat manfaat besar untuk peningkatan PAD. Selain kaya akan Nikel, juga akan ada tambahan potensi aspal Buton,” pungkasnya.

Laporan: Muh Sulhijah

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait